Ilustrasi Wanita (Pexels/kira schwarz)
Tak terasa kau meninggalkanku dalam kesedihan
Meninggalkanku menghadap kuasa-Nya
Pergi menghadap Sang Illahi dengan tenang
Walau kau seolah berada denganku sekarang
Istirahat di alam kelanggengan dengan damai
Kenangan masa lalu kita berdua tiada terlupakan
Suka duka tangis tawa bahagia telah kita arungi
Bahtera kehidupan tiga puluh tahun lamanya
Keras perangaimu lembut tutur katamu
Petuah-petuah bijakmu membuatku menjadi
Pribadi yang lebih baik dan bijaksana
Engkau adalah wanita yang tercantik yang kucinta
Terpisah sudah diriku dan dirimu
Garisan takdir hidupmu berakhir di sini
Memasuki rumah abadi setelah kehidupan
Kehidupan dunia yang sangat fana
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Ritel Adalah Cermin Sosial: Membaca Karakter Pelanggan dari Gaya Belanja Mereka
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk
-
Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning
-
FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah
Terkini
-
Growing Home, Novel Middle Grade yang Dicintai Banyak Orang Dewasa
-
Korupsi dan Seni Menyembunyikan Kekayaan: Saat Asalnya Berhasil Disamarkan
-
Rooney Beri Wejangan Untuk Inggris Jelang Kontra Argentina di Semifinal
-
6 Sabun Mandi Antibakteri yang Efektif Melawan Kuman Penyebab Bau Badan
-
Singsot: Siulan Kematian, Lebih Panjang dan Lebih Mencekam