Petinju Inggris Raya, Ben Whittaker ramai diperbincangkan usai aksinya yang menarik banyak perhatian usai kalah di laga final tinju kelas berat di Olimpiade Tokyo melawan petinju asal Kuba, Arlen Lopez.
Bukan karena kekalahannya, namun momen yang membuatnya menjadi sorotan publik adalah saat waktu penyerahan medali. Petinju 24 tahun itu menolak mengalungkan medali perak yang diperolehnya dan lebih memilih untuk menyimpan medali perak tersebut di dalam kantong jaketnya walaupun kemudian sedikit diangkat ketika sesi foto bersama.
Sontak aksinya itu mengundang banyak reaksi publik. Bahkan tak sedikit yang menghujat Whittaker karena sikapnya yang dinilai angkuh dan kurang menghargai penyelenggara.
Merasa sangat kecewa ketika sesi foto bersama dengan tiga peraih medali lainnya, Whittaker pun tampak menunduk dan tidak melepaskan senyum kemenangan.
Lebih lanjut, Whittaker menegaskan kalau medali perak memang bukan sesuatu yang harus dirayakan.
"Ya, saya tidak meraih emas. Saya kehilangan emas, bagi saya itu adalah sebuah kegagalan jadi saya tidak akan merayakan perak saat ini," ucap Whittaker dalam artikel yang dikutip dari Daily Mail.
"Ini bukan meraih perak, tetapi kehilangan emas. Itulah mengapa saya begitu emosional. Tidak ada yang berlatih demi perak atau perunggu," sambungnya.
Muncul pro dan kontra mengenai perilaku dan komentar Whittaker terhadap perolehan medalinya. Jurnalis Inggris, Piers Morgan setuju dengan komentar jujur Whittaker. Sementara banyak netizen yang mengritik tajam perilaku petinju asal Inggris Raya tersebut. Netizen menilai bahwa perilakunya tidak patut ditampilkan dari seorang petinju kelas dunia itu.
Meskipun kecewa, petinju 24 tahun itu tetap menjunjung sportivitas dengan tetap memberi ucapan selamat kepada sang lawan.
"Semua di sini berlatih demi medali emas. Saya bangun pagi ini dengan mempercayai bahwa ini adalah harinya. Dan saya telah mendapat banyak dukungan."
"Selamat untuk Arlen. Ini adalah waktunya bagi dia. Dia adalah petinju hebat. Saya harus kembali ke sasana, mengubah beberapa hal, berlatih keras dan semoga lain kali hasilnya akan berbeda," ungkap Whittaker dalam wawancaranya bersama para media.
Referensi:
Bhatia Shekhar. British boxer Ben Whittaker REFUSES to wear his silver medal on the podium and stuffs it into his pocket, then relents and reluctantly holds it up as three rivals hug and smile for the cameras with medals around their necks. 2021. Daily Mail. Diakses pada 4 Agustus 2021 melalui https://www.dailymail.co.uk/sport/boxing/article-9859895/British-boxer-Ben-Whittaker-REFUSES-wear-silver-medal-podium-stuffs-pocket.html
Baca Juga
-
Ramai Dibicarakan, Apa Sebenarnya Intrusive Thoughts?
-
Menjamurnya Bahasa 'Gado-Gado' Sama dengan Memudarnya Jati Diri Bangsa?
-
7 Tips Efektif Menjaga Hubungan agar Tetap Harmonis saat Pacar PMS, Cowok Wajib Tahu!
-
Sering Merasa Lelah Akhir-akhir Ini? 5 Hal ini Bisa Jadi Penyebabnya
-
Kuliah sambil Healing, 2 Universitas Negeri Terbaik di Malang Versi THE WUR 2023
Artikel Terkait
News
-
AIESEC in UNJ Sukses Selenggarakan AFL Summer Peak, Cetak Pemimpin Muda Berdampak Sosial
-
Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga
-
Di Balik Jendela KRL: Pelajaran yang Tak Pernah Diajarkan Dosenku di Dalam Kelas
-
Menemukan 'Healing' Tipis-Tipis di Balik Jendela MRT dan LRT
-
Menemukan Makna di Balik Jendela Kereta: Mengapa Aku Jatuh Cinta pada Transportasi Umum
Terkini
-
Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat
-
Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara
-
Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?