Timnas Indonesia berhasil meraih hasil positif seusai meraih kemenangan atas Taiwan di play off Kualifikasi Piala Asia 2023, Kamis (7/10/2021). Skuad Merah Putih berhasil menang dengan skor 2-1 di stadion Chang Arena, Buriram, Thailand.
Dengan membawa misi lolos ke babak Kualifikasi Piala Asia 2023, Shin Tae-yong yakin dengan skuad yang dibawa ke Thailand. Sebanyak 29 pemain dibawa pelatih asal Korea Selatan itu.
Menghadapi Taiwan, Timnas Indonesia mencatatkan penguasaan bola sebanyak 76 persen dengan total 9 kali tendangan yang tepat sasaran ke gawang Taiwan. Hasilnya, dua gol Indonesia lahir dari kaki Ramai Rumakiek pada menit ke-19 dan Evan Dimas pada menit ke-51.
Dengan kemenangan ini, Indonesia menempatkan satu kakinya ke babak Kualifikasi Piala Asia 2023. Di laga berikutnya, skuad Garuda hanya butuh hasil imbang saja agar bisa lolos.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberikan komentar seusai laga menghadapi Taiwan. Ia memberikan ucapan selamat kepada anak asuhnya yang sudah bekerja keras di pertandingan ini.
"Pertama saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain timnas Indonesia. Para pemain memang sudah bekerja keras, tapi ada banyak peluang cetak yang gagal dimanfaatkan menjadi gol," kata Shin Tae Yong, disadur dari laman PSSI.
Selain memberikan ucapan selamat, Shin juga turut memberikan komentar terkait kebobolan yang dialami anak asuhnya. Ia mengatakan bahwa seharusnya gol tersebut tidak terjadi jika wasit tidak memberikan tendangan bebas ke Taiwan.
"Kemasukan gol di menit terakhir seharusnya tidak terjadi. Tapi, tim ini masih berproses dan bisa lebih baik lagi kedepannya. Selanjutnya kami akan fokus pada pertandingan leg kedua. Kami yakin mampu meraih hasil terbaik lagi," tambahnya.
Untuk pemain-pemain baru yang dipasang sebagai starter, Shin Tae-yong mengatakan memang ia sengaja ingin memberikan perubahan ke skuad Timnas Indonesia. Karena ia tahu pemain-pemain seperti Ramai Rumakiek, Ricky Kambuaya, dan Miftah Anwar Sani memiliki kemampuan yang cukup bagus.
"Memang pemain-pemain yang tadi disebutkan itu (Miftah, Ricky, Ramai Rumakiek) karena akan jadi bantuan untuk tim kami. Sengaja kami masukkan ke starter untuk performa yang lebih baik lagi untuk tim," tutur mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.
Dalam catatan yang ada di laman PSSI, Pelatih Shin Tae-yong harus menunggu 649 hari untuk memberikan kemenangan perdana bagi timnas Indonesia senior. Shin Tae-yong ditunjuk PSSI menjadi pelatih pada 28 Desember 2019. Namun, akibat pandemi covid-19 ia melewatkan tahun 2020 tanpa menjalani laga resmi bersama skuad Garuda.
Tag
Baca Juga
-
Setelah BWF World Tour Finals 2022, Wakil Indonesia Alami Perubahan Ranking Dunia?
-
Target Shin Tae-yong di Pertandingan Leg 2 Timnas Indonesia vs Taiwan
-
Daftar Susunan Pemain Indonesia vs Prancis di Piala Uber 2020
-
Prediksi Taiwan vs Indonesia Leg Kedua Play Off Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Italia vs Belgia: Prediksi Perebutan Juara 3 UEFA Nations League
Artikel Terkait
News
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
-
Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
-
Salah Kaprah Soal JHT: Bukan Cuma Dana Hari Tua, Bisa Jadi Penyelamat Finansialmu!
Terkini
-
Film Kriminal Korea Scandal Rampung Syuting, Siap Tayang 2027
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
-
Rakyat Bukan Ayam: Mengatasi Lapar dengan Martabat, Bukan Sekadar Bantuan
-
Saat Fisika Bertemu Bela Diri: Seni Mengalahkan Lawan Tanpa Kekuatan Kasar Lewat Jiu-Jitsu
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026