Setiap orang pasti memiliki impian pernikahannya masing-masing. Ada yang bermimpi untuk mengadakan pernikahan mewah, ada juga yang ingin sederhana.
Baru-baru ini ramai di media sosial, seorang wanita yang curhat mengenai impian acara pernikahan sederhananya di rumah tetapi gagal karena tetangga. Curhatan dari wanita tersebut dibagikan ulang oleh akun media sosial Instagram bundsthetic.
"Penyesalan terbesarku adalah ngadain acara pernikahan di rumah," tulisan dalam video seperti dikutip oleh Yoursay.id, Kamis (07/07/2022).
Wanita itu menginginkan acara pernikahan sederhana di rumah karena dipikirnya lebih hemat. Sebelumnya, dia sempat ada rencana menyewa gedung dan wedding organizer.
Namun, diurungkan dan memilih menggelar acara pernikahan sederhana di rumah. Siapa sangka biaya mengadakan acara pernikahan di rumah dan di gedung ternyata sama besarnya.
Wanita ini dibikin pusing dua kali karena acara pernikahan di rumah sederhana jauh dari ekspektasinya. Rumah menjadi kotor dan harus membersihakan saat badan capek usai acara.
Semua orang yang terlibat di acara pernikahannya menjadi gampang marah. Bahkan yang bikin kesal yakni tetangga ikut campur mengatur acara.
Tetangga menyinyiri make up yang dibilang kurang manglingi, dekorasi dikatakan kurang bagus, dan hal-hal lainnya juga dikomentari negatif. Alhasil pernikahan sederhana yang dibayangkan berbanding terbalik dengan realita.
Berakhir Menyesal
Wanita tersebut setelah acara pernikahannya merasa sedih. Acara sekali seumur hidupnya yang telah mengeluarkan uang banyak membuatnya tidak bahagia.
Wanita itu mengatakan apabila bisa mengulang waktu akan memilih untuk mengadakan acara pernikahan di gedung yang bebas dari nyiyiran tetangga. Video curhatan wanita tersebut yang menyesal dengan acara pernikahannya menuai berbagai tanggapan dari warganet.
"Hajatan mau mewah, mau sederhana pasti dijulidin sama yang iri dengki jadi sans saja," komentar salah satu warganet.
"Di rumah malah habis banyak, masak-masaknya berhari-hari," sahut yang lain.
"Alhamdulillah di daerahku malah seneng kalau ada tetangga hajatan, semua kompak bantu-bantu," tanggapan lainnya.
"Aku milih enggak ngundang semua tetangga, cukup di KUA bareng keluarga tercinta," ujar yang lain.
"Kalau nikahan di rumah dibantuan keluarga sama tetangga tapi enggak dibantuin beres-beres setelah pesta," ungkap warganet lainnya.
Baca Juga
-
Ganteng Kali Mas Dhimas Prasetyo, Kru Denny Caknan saat Cek Sound Bikin TerDhimas-Dhimas
-
Trend Sound 'Aku Ada Type' di TikTok, Profil Meerqeen Si Aktor Tampan yang Bikin Candu Gegara Konten Swipenya
-
Wanda Hamidah Tiba-Tiba Tulis Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi, Ada Apa?
-
Petinggi Dunia Kenakan Batik Dihina saat Jamuan Gala Dinner KTT G20, Netizen Pasang Badan: Ini Pakaian Indonesia
-
Cek Besar Belanjaan Dewi Perssik, Aurel, dan Nagita Slavina di Shopee, Fuji: Wih Borong Abis Ibu-Ibu
Artikel Terkait
-
Viral! Pria Diduga Raba-raba Dada Perempuan Di Angkot Tebet, Warganet: Yang Bisa Bawa Pelaku Gua Kasih 500 Ribu
-
Sapi Ini Lompat dari Mobil Boks Gegara Tak Ingin Pisah dengan Pengasuhnya
-
Viral Pembeli Tanya Stok Barang, Balasan Tak Terduga Penjual di E-Commerce Bikin Sedih
-
Terpopuler: Peran 2 Tersangka Pornografi di Mango Live, Sopir Rekayasa Kasus Perampokan
-
Terpopuler: Viral Jeritan Histeris Ratusan Buruh Sepatu di Garut, Kasus Klenteng Jiu Tian Kung di Sukabumi
News
-
Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas
-
Riset Terbaru: Siram Atap dengan Air Hujan Terbukti Tekan Penggunaan AC saat Gelombang Panas
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Bakar Semangat Belajar Siswa Desa, KKN Unisri Sukses Gelar Aksi Inspiratif di SDN 1 Slogo Tanon
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara