Bahasa asing, terutama Bahasa Inggris, telah menjadi salah satu kebutuhan penting di era globalisasi. Dengan kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni, seseorang diyakini akan lebih mudah mendapat informasi, koneksi, dan pengalaman.
Mengingat hal itu, platform kreator konten Suara.com, Yoursay.id ikut mendukung kemajuan anak muda dalam hal kecakapan berbahasa. Yoursay memfasilitasi anak-anak muda dari berbagai daerah, dengan mengadakan kelas daring gratis bertajuk “Conversation Class: Let’s Speak English!”.
Acara yang berlangsung secara virtual melalui Zoom ini diikuti oleh 68 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Conversation Class berlangsung selama sekitar dua jam, dipandu langsung oleh Neli Bahjah Muhimmah, Tutor Bahasa Inggris Taeyang Kulture.
Kelas kali ini dimulai dari materi paling sederhana yaitu pengenalan diri. Neili Bahjah Muhimmah selaku pemateri menjelaskan cara menyapa orang lain di awal perkenalan.
Ia pun memberi 3 contoh tentang beragam ekspresi cara mengenalkan diri mulai dari nama, umur, dan domisili. Sebanyak 3 peserta pun diberi kesempatan untuk melatih speaking dengan membaca teks yang telah disiapkan.
Kemudian materi berlanjut ke Simple Present Tense. Materi ini menjadi penting untuk disampaikan karena merupakan grammar dasar untuk mengungkapkan kegiatan sehari-hari.
Meskipun terlihat sederhana, tetapi masih ada peserta yang salah ketika diminta untuk menceritakan kegiatan rutinnya menggunakan simple present tense.
“Ada beberapa kosakata yang memang ada kata ‘do’-nya. Misalnya ‘do homework’. Jadi kalau mau bilang dia selalu mengerjakan PR setiap hari, Bahasa Inggrisnya jadi “She Does do homework every day,” jelas Neili.
“Kosakata lain yang pakai ‘do’, kayak do exercise yang artinya gym atau olahraga, terus juga do makeup. Jadi kata ini satu kesatuan yang gak bisa dipisah,” imbuhnya.
Setelah itu, Neili juga menjelaskan tentang Present Continuous Tense, atau tata bahasa yang menggambarkan kegiatan sebagaimana sedang berlangsung.
“Kalau Bahasa Inggris itu grammar-nya dibedakan berdasarkan waktu kegiatan itu berlangsung. Jadi di sini yang beda itu kata kerjanya. Kalau simple present tense pakai verb 1, nah simple continuous tense pakai verb-ing,” jelas sang tutor.
Saat ditanya bagaimana cara agar mampu bicara berbicara Bahasa Inggris di depan umum, Neili pun menceritakan pengalamannya saat masih kuliah.
“Kalau mau lancar ngomong Bahasa Inggris di depan umum itu kuncinya berani salah. Karena dari salah itu kita belajar. Aku dulu pas masih kuliah juga payah banget speakingnya. Pernah pas disuruh ngomong di depan itu langsung blank," paparnya.
"Tapi, karena itu aku belajar dan lama-lama jadi bisa. Terus kalau ada yang menghujat semisal kamu ngelakuin kesalahan, itu jangan didengar. Karena kalau gak pernah salah, kamu gak akan pernah bisa belajar,” tutup Neili pada sesi mentoring sore ini.
Kelas Conversation Class: Let’s Speak English Yoursay, masih akan berlanjut ke hari kedua, Kamis (29/9/2022) dengan jam dan mentor yang masih sama.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Speak Project, Solusi Pilihan Tepat Belajar Meningkatkan Skill Komunikasi
-
Little Women Melambung 4 Peringkat di Top 10 TV Non-Bahasa Inggris Chart Mingguan Netflix Global
-
Usai Jalani Penahanan, Imigrasi Deportasi WNA Bulgaria Pelaku Skimming dari Bali
-
4 Hal yang Sering Dirasakan oleh Pengguna Smartphone Kelas Entry Level
-
Jeje Slebew Ngomong Pakai Bahasa Inggris, Warganet Beri Pujian
News
-
Yoursay Class: Ubah Cerita Pengalaman Jadi Ulasan Jurnalistik yang Kuat
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
Terkini
-
Mencintai Tanpa Ribut di Kepala: Sebuah Refleksi untuk Gen Sandwich yang Terlalu Banyak Cemas
-
5 Drama China Trope Si Cowok Bucin Parah, Ada Dream of Golden Years
-
5 Pilihan Essence Cica: Rahasia Wajah Tenang dan Glass Skin yang Effortless
-
Redmi Pad 2 4G, Tablet Rp2 Jutaan Paling Worth It? Kualitas Layar 2,5K 90Hz
-
Lonjakan Harga Plastik dan Kebenaran yang Selama Ini Terabaikan