Bharat Jains menjadi pengemis terkaya di dunia setelah berhasil mengumpulkan aset sebanyak 13.72 miliar rupiah dari hasil meminta-minta. Menurut Instagram @folkative pada Selasa (18/7/2023), pengemis asal India ini biasanya mengemis selama 10-12 jam perharinya.
Berdasarkan laporan yang beredar, ia terpantau melakukan aksinya dengan berharap belas kasih orang lain, di pusat Kota Mumbai. Pendapatan Bharat selama menjalani kegiatan ini pun tercatat mencapai lebih dari 60.000-75.000 rupee atau setara dengan 10.9-13.7 juta per bulannya.
Pengemis Terkaya di Dunia
Dengan banyaknya nominal yang ia peroleh dari mengemis, Bharat dan keluarganya dilaporkan memiliki hunian mewah berupa apartemen senilai 2.19 miliar rupiah. Tidak hanya itu, ia bahkan memiliki toko pribadi yang berlokasi di Thane Area dengan biaya sewa perbulannya mencapai lebih dari 30.000 rupe atau sekitar 5.49 juta rupiah.
BACA JUGA: Diduga Asal Ganti Bahlom, Lampu Kabut Mobil Terbakar di Jalan
Meski telah memiliki semua aset, hunian, dan kekayaan ini, Bharat enggan meninggalkan aktivitasnya sebagai pengemis sekalipun keluarganya telah memintanya untuk berhenti meminta belas kasihan orang lain.
Fenomena ini pun viral di media sosial dan telah mendapat hampir 200 ribu likes di Instagram. Hal ini karena belakangan ini memang banyak beredar berita tentang para pengemis yang ternyata kaya, baik di tanah air maupun di luar negeri.
Niat baik masyarakat untuk benar-benar menolong sesama yang kurang mampu justru dimanfaatkan oleh segelintir orang yang malas bekerja untuk memperkaya diri sendiri. Sehingga beberapa orang sekarang menjadi kebingungan tentang siapa yang benar-benar miskin dan harus ditoling dengan orang yang berpura-pura miskin padahal kaya. Para warganet pun beramai-ramai memberikan komentarnya terkait fenomena viral ini.
"Yang ngasih malah gajinya masih UMR," komen warganet.
"Gak apa-apa yang penting jangan kaya hasil korupsi," imbuh yang lain.
"Kalau di sana ngemis aja bisa dapat 13 miliar, kenapa mereka di sana susah banget buat makan? Sampai ada yang kurus banget, busung lapar, dan kekurangan air bersih," tanya yang lain.
"Gak mau ngasih perbandingan. Masih lebih mulia kita yang kerja walau gaji sedikit daripada dia," tulis yang lain.
"Kalau ngemis suara rakyat gajinya gede juga gak?" timpal yang lain.
Bagaimana menurutmu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pertemuan Cinta yang Memesona dalam Lagu SHINee Bertajuk Married to the Music
-
ITZY Gold: Percaya Diri untuk Bersinar Seperti Emas di Jalan Masing-masing
-
NCT WISH Steady: Pertemuan Ajaib dengan Seseorang yang Berharga dalam Hidup
-
Lagu BTOB Please Stay: Kerinduan dan Kekosongan Setelah Dia Pergi
-
Mengulik Lagu Power Karya G-Dragon BIGBANG: Kekuatan Media Play yang Makin Meresahkan
Artikel Terkait
-
5 Fakta Film Melukis Harapan di Langit India, Ada Raffi Ahmad yang Kini Jadi Pejabat
-
Nekat Duduk di Atas Petasan Demi Taruhan Bajaj, Pria di India Kehilangan Nyawa
-
Mahkamah Agung India Izinkan Sekolah Islam di Uttar Pradesh Kembali Beroperasi
-
Desa Leluhur Kamala Harris Gelar Ritual Khusus dan Perayaan Menanti Hasil Pilpres AS
-
Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes November 2024: Prajogo Pangestu Terkaya, Chairul Tanjung Nomor Berapa?
News
-
Lestarikan Sastra, SMA Negeri 1 Purwakarta Gelar 10 Lomba Bulan Bahasa
-
Jakarta Doodle Fest Vol.2 Hadirkan Moonboy and His Starguide The Musical, dari Ilustrasi Seniman ke Panggung Teater
-
Dibalik Bingkai Gelar Festival Dokumenter Lumbung Sinema: Palaka Loka Sampada
-
Puan Bisa Sediakan Tempat Untuk Membangun Inspirasi Hebat Bagi Perempuan Muda
-
Bersinergi dengan Mahasiswa KKN, Tim PkM Ilkom UNY Gelar Pelatihan Pengembangan Konten Promosi Kampung Wisata
Terkini
-
3 Drama China Dibintangi Dai Jing Yao, Ada Passionate Love After Marriage
-
Menghargai Pekerjaannya, Menghargai Kebutuhannya: Realitas Gaji Guru
-
Song Hye Kyo Bintangi Film Thriller Bareng Aktor Sweet Home, Ini Detailnya!
-
Ubah Jadwal Rilis, Film Biopik Michael Jackson Tayang pada Oktober 2025
-
Drama Korea Parole Examiner Lee Rilis Poster Baru Karakter 4 Pemeran Utama