Para pejabat di Indonesia ini selamanya tidak akan pernah musnah jadi perbincangan publik, baik pemerintah tingkat nasional sampai pada jajaran di daerah. Sorotannya pun bermacam-macam, seperti kekayaan yang dimiliki, profil dan latar belakangnya, kesederhanaannya dalam memimpin, terlebih kasus yang menjeratnya.
Begitulah kiranya sosok Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, yang dikenal sebagai salah satu bupati termuda, dan latar belakang orang tuanya pun berasal dari keluarga sederhana dulunya.
BACA JUGA: Biodata Zulkifli Hasan, Ketua Partai PAN sekaligus Menteri Perdagangan RI
Profil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin
Mochamad Nur Arifin lahir pada 7 April 1990, di Surabaya, Jawa Timur. Beliau menjabat sebagai Bupati Trenggalek sejak 28 Mei 2019, yang menggantikan posisi Emil Dardak karena dilantik menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur pada 12 Februari 2019.
Namun sebelum itu, Arifin juga pernah menjabat sebagai wakil bupati pada tahun 2016-2019 mendampingi Emil. Arifin juga menjabat sebagai ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Trenggalek periode 2019-2024. Ia ditunjuk sebagai ketua oleh DPP PDIP dalam Konferensi Cabang serentak di Madium pada 7 Juli 2019.
Pendidikan
Mochamad Nur Arifin menempuh pendidikan dasar di Sekolah Dasar Margorejo V dan lulus pada tahun 2001. Kemudian melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri 12 Surabaya dan lulus tahun 2004. Serta Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Surabaya lulus tahun 2007.
Arifin sempat berkuliah di Universitas Airlangga (Unair) Jurusan Manajemen, pada tahun 2007. Namun, di drop out dari Unair pada tahun 2015. Saat ini, Arifin tercatat sebagai mahasiswa jurusan Manajemen, di Universitas Dr Soetomo Surabaya.
Tahun 2023, ia pun berhasil menuntaskan program pendidikan Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
BACA JUGA: Lapaknya Sepi Pembeli, Pedagang Tanah Abang Mulai Ngeluh ke Pemerintah
Kekayaan
Berdasarkan laporan dari LHKPN tertanggal 28 Maret 2023, Mochamad memiliki sejumlah aset yang cukup besar. Harta kekayaan miliknya itu mencakup berbagai aset berupa tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, kas dan setara kas, serta harta lainnya yang total semuanya mencapai Rp42,9milyar.
Harta berupa tanah dan bangunan mencapai Rp43.065.000.000. Aset ini terdiri dari 18 titik aset tanah yang tersebar di berbagai lokasi, seperti Trenggalek, Pemalang, Surabaya, dan Sidoarjo.
Ia juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp1.808.000.000. Selain itu, juga terdapat harta bergerak lainnya senilai Rp525.000.000, kas dan setara kas sebesar Rp634.573.137, dan harta lainnya senilai Rp230.470.809.
Latar belakang Nur Arifin
Nur Arifin pernah masuk dalam MURI sebagai wakil bupati termuda di Indonesia. Saat menjabat sebagai Bupati, usianya baru 25 tahun. Ternyata, Nur Arifin ini dulunya bukan keturunan dari keluarga yang berkecukupan. Sejak dari kecil, Nur Arifin hidup dengan prekonomian yang sulit.
Bahkan, saat Arifin masih kecil, ayahnya pernah berprofesi sebagai tukang becak demi memenuhi kebutuhan keluarga. Sedangkan sang ibu bekerja sebagai asisten rumah tangga di kota Surabaya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Karier Dita Karang di Secret Number Berakhir: Simak Perjalanan Panjangnya Jadi Idol K-Pop!
-
Kekayaaan Dewi Perssik yang Dinyinyiri soal THR, Bisa Raup Berkali Lipat UMR Jogja Sekali Manggung
-
Meninggal di Usia 87 Tahun, Segini Kekayaan Manoj Kumar yang Tembus Ratusan Miliar
-
Adu Prestasi Ayu Aulia vs Lisa Mariana: Sama-sama Model Majalah Dewasa dan Simpanan Ridwan Kamil?
-
7 Kebiasaan Warren Buffet yang Bisa Bikin Jadi Milliarder
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda