Mungkin saja ada banyak orang yang berpikir kalau mengendarai mobil hal yang paling tersulit adalah menjalankannya. Padahal, bagian tersulit sebenarnya ketika mengendarai mobil justru saat detik-detik ketika kamu mau memarkirnya. Entah itu di tempat parkir umum maupun di garasi sendiri. Pasalnya, mobil memiliki dimensi yang besar, sementara tidak semua tempat parkir itu luas.
Sehingga dengan begitu, ketika memarkir mobil menjadi momen yang dapat membuat deg-degan. Pengemudi harus berhati-hati, apalagi di tempat parkir yang sempit, itu bertujuan supaya mobilnya tidak menabrak kendaraan lain atau hal-hal lainnya.
BACA JUGA: Dengar Alasan Kandidat Karyawan Melamar Kerja, Manajer Ini Menangis saat Lakukan Wawancara
Apabila tidak hati-hati, bisa jadi mobil tersebut terjebak dalam situasi tidak menyenangkan, seperti itulah yang dialami pengguna TikTok @farel.afrz. Tampak dalam video itu sebuah mobil hendak di parkir ke dalam garasi.
Untuk masuk garasi, mobil tersebut harus melewati dulu pagar yang ada di sampingnya sehingga ia harus berbelok dengan hati-hati untuk melewati gerbang itu. Karena kalau tidak, bisa saja mobil tersebut menyerempet pagar.
Ujungnya, mobil tersebut terjebak dalam posisi berbahaya. Mungkin saja mobil itu belok terlalu tajam sehingga hampir menyerempet pagar. Jarak antara pintu samping mobil dengan pagar sudah sangat dekat, kurang dari 1 cm. Dengan posisi seperti itu, mobil tersebut tidak bisa maju dan mundur tanpa menyerempet pagar.
Terjebak pada situasi seperti itu, pengunggah menulis keluhan dalam videonya, "tuloong ahli fisika ki piye solusine (ini bagaimana solusinya?)," ujarnya.
BACA JUGA: Momen Kocak Pesta Ulang Tahun Niatnya Meriah, Endingnya Malah Kacau
Keluhan tersebut wajar saja karena lecet sedikit saja, itu bisa membuat hati tidak enak. Apalagi kalau mobilnya bukan punya sendiri, seperti itulah dalam unggahan tersebut ternyata mobil punya ayahnya.
Pada unggahan lain, mobil tersebut diperlihatkan bisa melewati gerbang dan masuk di garasi. Namun, sayangnya pintu sampingnya sedikit lecet.
Sontak video tersebut menjadi viral di TikTok dan menuai banyak komentar dari warganet. Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut telah ditonton 1,5 milyar orang, 9793 like, 2025 komentar, 389 disimpan sebagai favorit, dan 225 kali dibagikan.
"Putar stir mentok berlawanan arah jarum jam, terus maju, biar goresannya makin dalam," tulis akun @pra*****.
"Stir diputar kiri full, baru mundur beres deh," sahut yang lain.
"Pagarnya bisa dipindah ke samping rumah dulu mas. Dijamin aman," timpal lainnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Standar TikTok: Katalog Hidup Mewah yang Bikin Kita Miskin Mental
-
Ketika Rumah Tak Lagi Ramah: Anak yang Tumbuh di Tengah Riuh KDRT
-
Nasib Generasi Sandwich: Roti Tawar yang Kehilangan Cita-Cita
-
Romantisasi Ketangguhan Warga: Bukti Kegagalan Negara dalam Mengurus Bencana?
-
Sampah, Bau, dan Mental Warga yang Disuruh Kuat
Artikel Terkait
-
Momen Kocak Pesta Ulang Tahun Niatnya Meriah, Endingnya Malah Kacau
-
Totalitas! Sopir Ambulans Ini Tetap Menjalankan Tugas Meski Tengah Berdandan untuk Karnaval
-
Duta Sheila On 7 Ngapain Aja Bisa Viral, Desta Sampai Bingung
-
Serunya Car Community Battle dan Media Battle di GIIAS 2023 ICE BSD City, Peserta Makin Cermat Ambil Keputusan Finansial
-
Bocah Menyendiri Nonton Lomba 17-an: Dia Belum Rasakan Kemerdekaan yang Sesungguhnya
News
-
Daftar Harga Mobil Hyundai, Mobil Keluarga yang Efisien, Modern dan Sporty
-
Fenomena Trust Issue Gen Z: Mengapa Mereka Tak Lagi Percaya Institusi Formal?
-
10 Kesalahan Fatal dalam Membuat CV dan Tips Ampuh Menghindarinya
-
Sudah Sukses Tapi Merasa Hampa? Kenali Fenomena Hedonic Adaptation
-
Misteri di Balik Lampu Jalan yang Selalu Menyala Sendiri
Terkini
-
Penuh Chemistry! 3 Rekomendasi Drama Korea Go Yoon Jung di Netflix yang Bikin Baper
-
Anime Coming-of-age The Ramparts of Ice Siap Tayang April di Netflix
-
Terseret Isu Penelantaran Anak, Denada Unggah Pesan Haru untuk Mendiang Ibu
-
Psikologi Perubahan Iklim: Mengapa Kita Sadar Lingkungan tapi Malas Bertindak?
-
Kepekaan Perempuan Terhadap Bencana, Mengapa Kepedulian Dianggap Ancaman?