Saat sedang mengendarai kendaraan seorang diri melintasi jalan sepi dan suasana sekeliling menyeramkan, terlebih di malam hari yang minim lampu penerang jalan, tentu sedikit banyak nyali untuk melintasinya berkurang.
Pengalaman mengendarai sepeda motor seorang diri di jalan sepi di malam hari ini, pernah dialami oleh Galih seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Malam itu, ia mengendarai sepeda motornya lewat bawah Jembatan Jombor dan bertemu dengan kuntilanak berbaju merah. Sontak, sepeda motornya mati dan tubuhnya terasa kaku.
Seperti dilansir dari postingan pemilik akun Twitter @cerita_setann pada Kamis (28/9/2023), kisah seram Galih ini terjadi di jembatan yang terletak di sebelah barat terminal Jombor, sekitar pukul 12 malam.
Waktu itu, Galih dari arah Monjali dan hendak ambil pesanan di kos temannya di Jalan Kabupaten. Ia tidak lewat fly over Jombor, tapi mengambil jalur lambat.
Di tengah perjalanan, Galih baru menyadari kalau HPnya ketinggalan di Monjali. Ia lalu berhenti pas di depan rumah lawas tingkat di seberang fly over, dan bermaksud putar balik lewat bawah jembatan.
Saat di bawah jembatan yang hanya terdapat satu lampu itu, samar-samar ia melihat sekelebat sosok cewek berbaju merah panjang dan rambutnya juga tergerai panjang.
Semula Galih mengiranya sosok berbaju merah itu adalah seorang banci.
"Ternyata bukan! Jadi, pas ngelewatin tuh cewek, tiba-tiba dia manggil namaku, Mas Galih... Mas Galih..." kisah Galih.
Seketika Galih terheran, "Kenapa dia tahu namaku? Apakah temanku? Ya udah aku balik," imbuhnya.
BACA JUGA: Truk Tanah di Tangerang Dihancurkan Massa karena Tabrak Bocah hingga Tewas di Tempat
Saat mendekati cewek misterius tersebut, tiba-tiba badannya langsung kaku, dan motornya mendadak mati. Lantaran muka cewek itu meleleh. Kulit wajahnya mengelupas, hanya tertinggal daging wajah yang seolah dicacah-cacah, dan bola matanya merah penuh darah.
Sesaat Galih mencoba berteriak, tapi suaranya tidak terdengar. Tiba-tiba muncul seorang bapak dari belakang Galih yang menolongnya.
โBesok, kalau kebetulan lewat sini lagi, jangan lupa ucapkan salam, Mas, dan perbanyak doa," pesan bapak tersebut sebelum meninggalkan Galih.
Sejak kejadian seram itu, Galih tidak lagi pernah lewat di bawah Jembatan Jombor. Ia lebih memilih jalan lurus sampai UTY, lalu putar balik di depan POM.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sastra, Mesir, dan Cinta yang Tak Kasatmata
-
4 HP dengan Kualitas Kamera Terbaik Setara Flagship 2026, Harga Mulai Rp 3 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP dengan Chipset Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Cocok untuk Gaming
-
Oppo Find X9 Ultra akan Rilis Maret 2026, Usung Kamera Utama Sony Lytia 901 Resolusi 200 MP
-
Harga HP Poco M8 5G Terungkap, Bodi Melengkung 3D Ultra Tipis 7,35 mm
Artikel Terkait
-
3 Tanda dan Gejala Stres Akademik yang Diabaikan, Mahasiswa Wajib Tahu
-
Diprotes Tidak Estektik, Pagar Tugu Jogja Akhirnya Diganti
-
4 Aktivitas Simpel yang Bisa Memancing Leadershipmu Keluar, Coba Sekarang!
-
4 Kafe Dekat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fasilitas WiFi Cocok Buat Nugas
-
Beasiswa BSI 2023 Masih Dibuka hingga 6 Oktober, Ini Persyaratannya!
News
-
Misteri di Balik Lampu Jalan yang Selalu Menyala Sendiri
-
Educatopia Expo 2026 Hadir di Mojokerto, Jadi Ruang Eksplorasi Pendidikan dan Minat Generasi Muda
-
Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai, Tak Ada Masalah Gono-Gini?
-
Pemulihan Infrastruktur Sukses, Senyum Aceh Balik Kembali
-
Asa Menuju Pulih Pasca Bencana Sumatra
Terkini
-
Buku Sehat Setengah Hati, Cara Mudah Memperbaiki Pola Hidup
-
Film Jay Kelly: Sebuah Drama Komedi yang Hangat dan Mendalam
-
Internalized Misogyny: Ketika Perempuan Justru Melestarikan Ketimpangan
-
Usai Scarlett Johansson Mundur, Kathryn Hahn Dilirik Perankan Mother Gothel
-
Sastra, Mesir, dan Cinta yang Tak Kasatmata