Beasiswa Erasmus International Humanitarian Action (NOHA) adalah kesempatan luar biasa bagi individu yang berminat untuk mengejar gelar S2 di berbagai negara Eropa.
Program ini menawarkan pendidikan penuh biaya untuk jurusan Humaniora dan Ilmu Sosial serta Ilmu Politik. Inilah kesempatan impian bagi para pelajar yang bercita-cita menjadi pemimpin masa depan dalam bidang aksi kemanusiaan internasional.
Beasiswa Erasmus International Humanitarian Action (NOHA) memberikan akses ke berbagai universitas bergengsi di beberapa negara Eropa.
Negara-negara yang berpartisipasi dalam program ini meliputi Jerman, Spanyol, Prancis, Republik Irlandia, Malta, Belanda, Polandia, dan Swedia.
BACA JUGA: Beasiswa S1 National Taiwan University, Kuliah Gratis hingga Uang Saku
Para penerima beasiswa akan memiliki kesempatan untuk belajar di universitas-universitas ternama seperti Rijksuniversiteit Groningen, Uppsala Universitet, Universidad de la Iglesia de Deusto Entidad Religiosa, Ruhr-Universitaet Bochum, University College Dublin, National University of Ireland, Dublin, Uniwersytet Warszawski, Universita Ta Malta, dan Universite d'Aix Marseille.
Beasiswa Erasmus International Humanitarian Action (NOHA) menyediakan manfaat yang sangat komprehensif kepada para penerima beasiswa, ini mencakup:
- Kontribusi untuk biaya partisipasi, termasuk biaya kuliah, perlindungan asuransi penuh, dan biaya wajib lainnya yang terkait dengan partisipasi dalam program studi EMJMD.
- Kontribusi untuk biaya perjalanan.
- Tunjangan bulanan selama seluruh durasi program studi EMJMD.
Manfaat ini akan membantu peserta program untuk fokus sepenuhnya pada studi mereka tanpa harus khawatir tentang beban biaya yang terkait dengan pendidikan di luar negeri.
Salah satu aspek yang sangat baik dari Beasiswa Erasmus International Humanitarian Action (NOHA) adalah bahwa tidak ada batasan usia yang harus dipenuhi oleh para pelamar.
Selain itu, tidak ada persyaratan nilai rata-rata (GPA) tertentu yang harus dicapai. Namun, ada persyaratan yang harus dipenuhi dalam hal kemampuan berbahasa Inggris.
Para pelamar harus memberikan salah satu dari tes berikut: IELTS dengan skor 6.5 atau TOEFL iBT dengan skor 93. Selain itu, tes bahasa lain seperti DELF juga dapat diterima tanpa persyaratan nilai minimum.
Menyadur dari schoters.com, dokumen-dokumen berikut juga diperlukan dalam aplikasi:
- Paspor
- Curriculum Vitae (CV)
- Sertifikat Gelar
- Surat Rekomendasi
- Transkrip Akademik
- Bukti Kemampuan Berbahasa Inggris
- Bukti Tempat Tinggal
- Ijazah
Ini adalah kesempatan langka untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas di berbagai negara Eropa tanpa harus khawatir tentang biaya.
Aplikasi untuk Beasiswa Erasmus International Humanitarian Action (NOHA) sudah dibuka, jadi pastikan kamu mendaftar sebelum batas waktu pendaftaran pada 15 Desember 2023. Jangan lewatkan peluang ini!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kuliah di Luar Negeri Tanpa Ribet Syarat Prestasi? Cek 6 Beasiswa Ini!
-
Jangan Sembarangan! Pikirkan 5 Hal Ini sebelum Pasang Veneer Gigi
-
6 Beasiswa Tanpa Surat Rekomendasi, Studi di Luar Negeri Makin Mudah
-
Belajar dari Banyaknya Perceraian, Ini 6 Fase yang Terjadi pada Pernikahan
-
Tertarik Kuliah di Luar Negeri Tanpa TOEFL/IELTS? Simak 5 Beasiswa Ini!
Artikel Terkait
-
Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2024: Belanda Tekuk Yunani Lewat Gol Penalti Virgil van Dijk
-
Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2024: Portugal Cukur Bosnia 5-0, Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
7 Negara Lolos Piala Eropa 2024, Ronaldo Siap Merumput di Luar Arab Saudi
-
Mau Lanjut Kuliah di Qatar? Daftar Beasiswa Ini Saja, Persyaratan Mudah
-
Lama Tak Ada Kabar, Striker Andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19 Latihan Bareng Klub Eropa
News
-
Mengenal 6 Tipe Kepribadian Perempuan: Kamu Alpha, Beta, atau Sigma?
-
Di Antara Batu, Kami Bertumbuh
-
Berhenti Jadi People Pleaser! Ini Cara Mulai Menghargai Diri Sendiri
-
Macan Tutul di Bandung dan Tragedi Gajah Riau: Siapa yang Sebenarnya Menyerobot Wilayah?
-
5 Fakta Menarik Tarsius, Si Mata Besar Penjaga Hutan Sulawesi
Terkini
-
Korban Keracunan Jadi Tumbal Statistik: Benarkah MBG Berhasil Terlaksana?
-
Emosional, Monsta X Ungkap Proses Pendewasaan Diri di Lagu 'growing pains'
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber di Malang yang Hidden Gem!
-
Novel Paya Nie, Perlawanan Perempuan Aceh terhadap Penindasan Patriarki
-
Buku Mengenal Diri Sendiri: Menemukan Jalan Pulang dalam Karya Eka Silvana