Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo tentu tak lepas dikerumuni warga ketika ia melakukan kunjungan, baik itu kunjungan di daerah pedesaan maupun di perkotaan.
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu kini popularitasnya semakin menjadi-jadi, walaupun pro kontra itu tentu akan ada. Tetapi tak bisa dipungkiri saat Ganjar melakukan kunjungan selalu saja ia mendapatkan sambutan hangat dari warga.
Ganjar Pranowo yang kini menjadi capres pada Pemilu 2024 mendatang, membuat banyak orang yang penasaran dengan sosok beliau. Makanya tidak heran, ketika Ganjar berkunjung ke suatu tempat, selalu saja ia mendapatkan momen dikerumuni oleh sejumlah warga dari berbagai kalangan, baik ibu-ibu, para orang tua, anak-anak, dan juga generasi muda.
BACA JUGA: Tak Sekedar Hobi Lari, Ganjar Pranowo juga Belajar Masak saat Menyambut Pesta Demokrasi
Setiap kunjungan yang dilakukan Ganjar Pranowo pasti banyak momen warga yang meminta untuk bersalaman, terlebih banyak orang sangat antusias mendekati Ganjar Pranowo walau hanya sekedar bisa ambil foto bersama.
Melalui unggahan akun X (dulu Twitter) @Manifesto2045, terlihat Ganjar Pranowo dikerumini warga/pengunjung pada saat suasana menghadiri event Urban Sneaker Society (USS) Jakarta 2023, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/11/2023) lalu.
Ganjar Pranowo terlihat mengenakan kemeja putih yang cukup serasi dengan warna rambutnya, suasana menjadi sangat meriah ketika Ganjar tiba di lokasi karena disambut dengan antusias oleh pengunjung termasuk penajaga tenant.
BACA JUGA: Jokowi Sebut Ada 2 Juta Warga RI Berobat ke Luar Negeri, RS Indonesia Malah Dirujak Netizen
Dalam momen itu pun, Ganjar Pranowo digeruduk para pengunjung event dan muda-mudi Jakarta walau hanya dengan berfoto dan menyapa bapak Alam Ganjar itu.
Sama seperti yang biasanya, Ganjar Pranowo dengan senyuman dan ramahnya memenuhi permintaan mereka walau antrean untuk swafoto dan sapaan tak kunjung reda.
Di tengah-tengah banyak pengunjung, Ganjar Pranowo pun berjalan secara pelan sambil sesekali melambaikan tangannya kepada orang yang menyapanya.
Tampak Ganjar mejelajahi tenant-tenant yang menampilkan berbagai produk lokal, termasuk sepatu, kaos, dan kemeja. Terlihat juga Ganjar mecoba mengenakan jaket dan sepatu.
Kabarnya, pada momen itu Ganjar Pranowo memborong beberapa produk lokal, seperti sepatu sneakers dan jaket jeans. Bukan itu saja, Ganjar juga menyempatkan mendengar aspirasi oleh sejumlah kaum muda dan pelaku UMKM.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Tak Sekedar Hobi Lari, Ganjar Pranowo juga Belajar Masak saat Menyambut Pesta Demokrasi
-
Kasus Pelanggaran Etik Hakim MK Diputuskan Sore Ini, Prabowo soal Nasib Anwar Usman CS: Tanya ke Sana, Jangan Saya!
-
Berpotensi Disalip Ganjar-Mahfud, Elektabilitas Prabowo-Gibran Malah Merosot Pasca Putusan MK
-
Pesan Buat Capres-cawapres, Jokowi: Kalau Menang Jangan Jumawa, Kalau Kalah Jangan Murka
-
Sederet Ancaman Sanksi Etik Menghantui Anwar Usman, Besok Penentuannya
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam