Belum lama ini, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan diduga seorang kurir narkoba yang justru menampilkan aksi kocak saat tengah ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).
Momen itu langsung viral, salah satu akun yang membagikan unggahan tersebut adalah akun Instagram @folkshitt. Terlihat dalam video itu, seorang kurir yang mengenakan baju kaos warna cokelat sedang diapit dua petugas BNN berada di dalam mobil.
Dalam kesempatan itu, terduga kurir narkoba tersebut malah menyanyikan potongan lagu Iwan Fals dan mengganti sebagian liriknya.
“Pernah ku mencoba tuk sembunyi, tapi BNN tetap mengikuti,” lantun seorang kurir sabu itu dalam saat diapit dua BNN, dikutip dari akun Instagram @ folkshitt, pada Jumat (12/1/2023).
Diketahui, kalau lagu yang dinyanyikan kurir sabu itu adalah ciptaan artis papan atas Iwan Fals dengan judul lagu ‘Yang Terlupakan’. Namun, pada saat kurir sabu itu menyanyikannya, malah ada syair yang dirubah sendiri.
Bait aslinya : “...Haruskah aku lari dari kenyataan ini. Pernah ku mencoba tuk sembunyi. Namun senyummu tetap mengikuti”.
Dari potongan syair lagu Iwan Fals yang dinyanyikan kurir sabu itu hingga membuat videonya menjadi lucu dan juga kocak.
Diketahui kalau kurir sabu itu berinisial DF (46) yang merupakan kurir sabu 60 kilogram yang menyanyikan potongan lagu Iwan Fals pada saat ditangkap BNN Kepri.
Sontak saja video itu pun berhasil mencuri perhatian warganet hingga membuat videonya menjadi viral di media sosial. Pada saat tulisan ini dibuat, unggahan tersebut telah mendapatkan 2.344 komentar. Berikut beberapa komentar netizen yang dapat dilihat.
“Masih terpengaruh sabu kayaknya (emot ketawa),” komentar netizen.
“Awas barang bukti yang sudah disita jangan dijual lagi ke bandar lainnya,” sahut yang lain.
“Lucu sih, tapi kasian juga menjelang akhir hidupnya,” ujar lainnya.
“Bandar ditangkap, jangan hanya beritanya nangkap kurir aja,” tulis akun @tar***.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Berdamai dengan Keresahan, Cara Menerima Diri Tanpa Perlu Jadi Motivator Karbitan
-
Mens Rea Pandji Pragiwaksono dan KUHP Baru: Ketika Tawa Lebih Jujur dari Hukum
-
Beli Bahagia di Toko Buku: Kenapa Novel Romantis Jadi Senjata Hadapi Kiamat
-
Dilema Fatherless di Indonesia: Ayah Selalu Sibuk, Negara Selalu Kaget
-
Perselingkuhan Artis dan Standar Ganda: Mengapa Kita Gemar Melempar Batu Lewat Jempol?
Artikel Terkait
-
Sempat Viral di Kasus Selingkuh Pilot-Pramugari, Discord Kini PHK Karyawan
-
Duh! Mesin Sepeda Motor Wanita Ini Dipenuhi Sarang Tawon, Gegara Tak Pernah Servis 5 Tahun
-
Mahir Bahasa Jepang Lewat Anime, Vania Kasir Indomaret Dapat Trip Gratis ke Jepang!
-
Korsel Sudah Sahkan RUU Larangan Konsumsi dan Perdagangan Anjing, Indonesia Kapan?
-
Bocil Berulah! Kartu Tol Masuk ke Selah Kaca, Pengendara Mobil Jadi Bayar Denda Tarif Terjauh
News
-
Bukan Sekadar Hiburan, Pop Culture Juga Mekanisme Bertahan Hidup Manusia Modern di Era Digital
-
Prof. Zainal Arifin Mochtar: Menjaga Akal Sehat di Tengah Kemunduran Demokrasi
-
Bela Lula Lahfah, Reza Arap Tanggapi Tudingan 'Teman Mantan Istri Diembat' dengan Emosional
-
Guncang Panggung! Teater Nala di SMA Negeri 1 Purwakarta Tuai Apresiasi
-
Kesadaran Kolektif dan KUHP Baru: Apa Saja yang Perlu Diketahui?
Terkini
-
Drama China Perfect and Casual: Berjanji Tanpa Cinta, Berakhir dengan Cinta
-
4 Chemical Sunscreen Vegan Favorit, Ringan di Kulit dan Anti White Cast
-
Berlatar Festival Kembang Api Jepang, Novel Kimi to Hanabi to Yakusoku to Jadi Film Anime
-
Anime Dragon Ball Super: Galactic Patrol Resmi Diumumkan, Era Baru Dimulai!
-
Membaca Emosi Manusia di Antara Tertawa dan Menangis di Era Media Sosial