Walau sering mendapatkan stereotipe negatif, sejumlah anak punk ini justru mendapatkan pujian usai aksinya menolong ibu-ibu yang tertabrak mobil. Aksi anak punk itu pun berhasil mencuri perhatian warganet hingga aksinya viral di media sosial.
Seperti dilihat dari akun Instagram @lambe_turah, sejumlah anak punk yang secara sigap dan kemudian berlari untuk menolong ibu-ibu pengendara motor yang terjatuh di tengah jalan raya.
Pada awalnya, tampak seorang ibu-ibu dalam video itu mengendarai sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah tepatnya di Jalan A. Yani Depan BCA di Malang.
Tak berselang lama, tiba-tiba terilhat mobil putih dari arah belakang ibu-ibu itu menyeruduk motor sang ibu yang tengah berhenti. Sontak saja, ibu-ibu tersebut terkejut hingga akhirnya ia pun terjatuh.
Mirisnya, si pengendara mobil yang menabrak ibu-ibu itu malah terlihat cuek dan merasa enggan untuk turun untuk memberikan pertolongan kepada orang yang sudah tergeletak di atas jalan aspal.
Di sisi lain, anak-anak punk yang berada di sekitar lokasi tersebut bergegas untuk memberikan pertolongan kepada ibu-ibu yang terjatuh itu.
Segerombolan anak-anak punk tersebut membantu mendirikan kembali motor si ibu dan mengecek kondisinya. Beruntungnya, si ibu tidak mengalami cedera maupun luka serius.
Sikap anak-anak punk yang sigap dalam memberi bantuan secara sukarela itu menjadi perhatian dan menuai pujian dari warganet. Sementara itu, banyak pula menyorot sikap pengendara mobil yang tidak turun dari mobil padahal sudah salah karena menabrak ibu-ibu itu.
“Itu yang punya mobil nggak turun sama sekali jelas-jelas dia tuh salah gak ada attitude,” komentar netizen.
“Anak punk jauh lebih punya adab dibanding yang bawa mobil,” sahut yang lain.
“Turun dari mobil, minta maaf apa susahnya, makasih buat adek-adek yang udah nolongin,” ujar lainnya.
“Anak punk punya hati dan si supir mobil itu yang gak punya hati, sehat-sehat anak punk,” tulis akun @arg****.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Viral! Kawasan Wisata Pantai Anyer Penuh Manusia, Niat Healing Malah Pusing
-
Asal Usul Walid, Lagi Ramai Disebut di TikTok sampai Trending di X
-
Viral, Apakah 'Meminum Retinol' Benar-benar Bisa Memperbaiki Kulit?
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Debut Xiaomi di Dunia Mobil Listrik Tercoreng, Fitur Canggih Tewaskan 3 Mahasiswi
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
Penurunan Harga BBM: Strategi Pertamina atau Sekadar Pengalihan Isu?
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster