SMA Negeri 1 Purwakarta memiliki program literasi untuk meningkatkan kemampuan dalam minat baca siswa melalui buku bacaan.
Siswa diharapkan membawa lembar resensi yang telah diberikan untuk pelaksanaan kegiatan literasi sebagai laporan ulasan buku yang telah dibaca. Program tersebut dibimbing oleh guru bahasa selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan literasi dilaksanakan dengan mengumpulkan seluruh siswa di lapangan sekolah untuk upaya mengajak dalam mengenal puisi bersama Hj. Nunung Nurlaela H, S.Pd.I, Rabu (9/10/2024) pukul 07.00 WIB.
Nunung adalah seorang guru di SMA Negeri 1 Purwakarta yang mengampu mata pelajaran Sosiologi dan sering kali membuat puisi di catatan gawai yang dimilikinya. Walau bukan guru bahasa, beliau senang sekali membuat kata-kata dengan diksi yang sangat indah.
Beliau sempat menjuarai perlombaan puisi dan menjadi inspirasi bagi banyak siswa hingga saat ini. Kemudian, kegiatan literasi yang biasa diselenggarakan saat ini diisi oleh Nunung dengan berbagi pengalaman dan cerita yang pernah dilalui selama beberapa tahun ini sukses berkarya dalam berbahasa puitis.
Guru Bahasa Indonesia di antaranya Rini Suryalies F, S.Pd, M.Pd dan Indra Nurmansyah, S.Pd ikut menambahkan penjelasan mengenai puisi dari segi aliran dalam karya sastra dan penafsiran pemahaman isi puisi, hal tersebut meningkatkan antusias siswa mengenal puisi lebih mendalam.
Dengan berpuisi tentu dapat menyalurkan perasaan hati yang sedang senang, sedih, kesal, dan marah dengan menuangkannya pada kata-kata dibandingkan dilakukan melalui sebuah perkataan dan perbuatan.
Oleh karena itu, sebagai pelajar harus berpikir kreatif dengan membangun literasi sastra, salah satunya berkarya melalui coretan karya tulis seperti membuat puisi, cerita pendek, dan tulisan yang bermanfaat lainnya sebagai penyalur kreativitas.
Adanya kegiatan literasi ini tentu tidak hanya menjadi momen terlintas belaka bagi siswa, tetapi perlu dijadikan sebagai acuan perlahan-lahan untuk meningkatkan kemampuan literasi setiap individu.
Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat membentuk kebiasaan membaca yang konsisten di kalangan siswa. Dengan cara ini akan lebih terbiasa mengeksplorasi berbagai jenis bacaan, memperluas wawasan, dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
Kutukan di Balik Dapur SPPG: Ketika Rakyat Miskin Nyaman Jadi Buruh Murah
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Janji Kampanye dan Realitas Politik: Menakar Jarak Antara Prabowo dan Pascabowo
-
PPDB Jabar 2026 Kacau, Dedi Mulyadi Semprot Dinas Pendidikan: Seperti Ikan Gurame di Laut!
Artikel Terkait
-
Pentingnya Edukasi Keuangan untuk Siswa SMP, Bisa Bantu Capai Kesejahteraan Finansial di Masa Depan
-
Awas Bikin Bucin! Ulasan Buku Puisi Kuajak Kau ke Hutan dan Tersesat Berdua
-
Bank BJB: Edukasi Keuangan adalah Kunci Masyarakat Capai Kesejahteraan Finansial
-
Lomba Hias Tumpeng Warnai Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Purwakarta
-
Belajar Memahami Karya Puisi dalam Buku 'Bilang Begini, Maksudnya Begitu'
News
-
Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
Terkini
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
-
Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang
-
Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan
-
Bukan Drama Chaebol Biasa: Mengapa Cinderella at 2 AM Layak Masuk Watchlist Kamu
-
Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA