Dalam upaya mencegah adiksi gawai di kalangan anak pra sekolah, tim dosen psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di TK IT An-Nahl Percikan Iman Jambi, Rabu (25/09/2024).
Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan dalam rangka upaya preventif yang bertujuan untuk mencegah kecanduan bermain gawai pada anak masa pra sekolah. Pengabdian masyarakat ini terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu brief, pemaparan materi, games serta debrief.
Melalui pengabdian ini juga anak-anak TK IT An-Nahl Kota Jambi mendapatkan pengalaman yang berharga melalui pemaparan materi dari Ory Damayanti, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
Ory menyampaikan bahwa terdapat dampak negatif yang dapat dialami oleh anak-anak jika terlalu berlebihan dalam mengakses gawai. Beberapa dampak negatif yang memungkinkan muncul yaitu adanya gangguan fisik dan menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan penglihatan postur tubuh yang buruk hingga juga terjadi masalah tidur.
Dampak negatif yang muncul lainnya yaitu adanya perkembangan sosial, anak yang terlalu sering menggunakan gawai memungkinkan kurang dalam berinteraksi secara langsung dengan teman sebaya serta dapat menghambat perkembangan keterampilan sosial dan emosional.
Lebih lanjut Ory memberi penjelasan mengenai pentingnya pengawasan dan pengaturan waktu penggunaan gawai. Selain itu, para peserta juga diajak untuk memanfaatkan waktu dengan hal positif lainnya sehingga dapat mengurangi penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, anak-anak diajak bermain berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas dan interaksi sosial sehingga lebih mudah dalam memahami materi yang disampaikan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari anak-anak, yang terlihat sangat antusias dan bersemangat saat mengikuti kegiatan. Guru-guru di TK IT An-Nahl Kota Jambi ini juga mengapresiasi inisiatif ini, berharap bahwa melalui materi serta permainan edukatif, anak-anak dapat mengurangi ketergantungan pada gawai dan lebih menikmati interaksi langsung dengan teman-temannya.
Tim pengabdian ini di ketuai oleh Yun Nina Ekawati, S.Psi., M.Psi., Psikolog serta anggota tim Verdiantika Annisa, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Marlita Andhika Rahman, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Dessy Pramudiani, S.Psi., M.Psi., Psikolog dan Fadzlul, S.Psi., M.Psi., Psikolog.
“Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga pendidikan lain dalam mencegah adiksi gawai pada anak-anak. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan generasi muda dapat tumbuh dengan seimbang, memiliki keterampilan sosial yang baik, serta tetap menyukai aktivitas fisik dan kreatif”, ujar Yun Nina selaku ketua pengabdian.
Tim pengabdian juga berharap kepada pihak TK IT An-Nahl Kota Jambi dapat berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang mendukung perkembangan anak secara holistik, sekaligus mengedukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik anak di era digital ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Menyusuri Jambi Kota Seberang: Saat Rumah Kayu "Mengapung" di Atas Sungai
-
Miswan Tek Mina, Rahasia Kuah Segar di Balik Syahdunya Jambi Seberang
-
Pindang Bikcik Way Mayang: Kuah Segar Meresap, Makan Enak Gak Pake Tapi
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Cahaya Malam dan Romantisme Muara: Menikmati Denyut Kehidupan di Jembatan Siti Nurbaya
Artikel Terkait
-
Mengatasi Ketakutan Pernikahan Lewat Buku Karena Menikah Tak Sebercanda Itu
-
Pertamina EP Gaet HIMPSI Jambi Sosialisasi Psikologis di Lapas Perempuan
-
Healthy Body and Soul: Cara Seru untuk Tetap Sehat Raga dan Mental
-
Menunggu Gebrakan Program Kesehatan Mental di Pemerintahan Baru
-
Ulasan Buku Duduk Dulu, Rehat dari Masalah Lewat Pengingat yang Menenangkan
News
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
-
Menolak Romantisasi Seni Gratisan yang Mematikan Seniman: Jeritan Jaran Abang dari Kota Budaya
-
Tembus Beasiswa Petra Future Leaders 2026, Inilah Sosok Christopher Kevin Yuwono
-
Masih Banyak yang Menganggap Sama, Apa Bedanya Paskah dan Kenaikan Yesus Kristus?
Terkini
-
Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus
-
Ketika Keresahan Masyarakat Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Nggak Pakai Dolar"
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta
-
Berhenti Merasa Nyaman dalam Ketidaktahuan: Mengapa Istri Wajib Tahu Keuangan Keluarga
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam