Masjid Jami Baitul Waton dan Balai Tiyuh Margo Mulyo menjadi pusat kegiatan keagamaan pada Rabu, 29 Januari 2025. Pada hari itu, puluhan anak-anak dari berbagai penjuru Tiyuh Margo Mulyo berkumpul untuk merayakan Isra Mi'raj melalui acara Semarak Isra Mi'raj yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) bersama Karang Taruna Tiyuh Margo Mulyo.
Acara ini mengusung tema "Merajut cinta kepada Allah dan Rasul melalui semangat Isra Mi'raj", sebuah tema yang sangat relevan untuk menunjukkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan sejak dini. Rangkaian acara pun dikemas dengan menarik dan edukatif, sehingga anak-anak dapat belajar dan mencari makna Isra Mi'raj dengan cara yang menyenangkan.
Empat cabang lomba yang dihadirkan, yaitu lomba adzan, tahfiz, salawat, dan praktik salat, menjadi daya tarik utama bagi para peserta. Terdapat total 44 anak dari kelas 1 hingga 6 SD/MI turut serta dalam 4 cabang perlombaan tersebut. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, melantunkan adzan, menyanyikan shalawat, serta mempraktikkan gerakan salat dengan benar.
Intan Budiarti, selaku ketua pelaksana, mengungkapkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKN, anggota Karang Taruna, dan masyarakat Tiyuh Margo Mulyo. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan keagamaan anak-anak di sini," ujarnya.
Acara Semarak Isra Mi'raj dibuka oleh Alam Ratu, koordinator desa, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif dari mahasiswa KKN dan Karang Taruna. "Kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda sejak dini," katanya.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting masyarakat, seperti Ketua Majelis Taklim, para alim agama, dan Kepala Tiyuh Margo Mulyo yaitu bapak Agus Siswanto.
Semarak Isra Mi'raj ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama masih sangat kuat di masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai luhur Isra Mi'raj dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Acara Semarak Isra Mi'raj ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) dan Karang Taruna Tiyuh Margo Mulyo, didukung oleh pihak Tiyuh Margo Mulyo. Mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Laura Dewi Asih (PGSD), Ayu Septiana (PGSD), Febrianti Azzahra (PGSD), Ahmad Sururi (Pend. Ekonomi), Pandunalbi Prakoso (Pend. Bahasa Inggris), Zahra Nur Farida (PPKN), Alam Ratu (Pend. Jasmani), dan Intan Budiarti (Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia). Mereka berkontribusi dalam perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan acara ini, menunjukkan semangat pengabdian kepada masyarakat serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda.
Baca Juga
-
Review Novel Mustika Zakar Celeng: Satire Tajam tentang Obsesi Manusia
-
Mata Ganti Mata, Gigi Ganti Gigi: Novel Penebusan karya Misha F. Ruli
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
-
Lestarikan Bahasa Daerah, Mahasiswa Unila Gelar Layar Sastra Dua Bahasa
-
Singgung Profesionalisme: Vtuber ASN DPD RI, Sena Dapat Kritik Pedas Publik
Artikel Terkait
-
KKN Unila Adakan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Ekonomis di Desa Pagar Buana Lampung
-
Berwarna! KKN Unila Gelar Kegiatan Mewarnai di SDN 21 Tulang Bawang Udik
-
Semarak Hidup Sehat Bersama KKN Unila 2025 di Cakat Tulang Bawang
-
KKN Unila Gelar Sosialisasi Branding Digital untuk UMKM di Tubaba Lampung
-
Lawan Judi Online, KKN Unila Sosialisasikan Bahaya Judol di Kampung Lingai
News
-
Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya
-
Stop Sebut Gen Z Manja! Mereka Cuma Mau Bekerja Tanpa Kehilangan Kewarasan
Terkini
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
Sinopsis Meitantei no Mama de Ite, Drama Jepang Dibintangi Yoshikawa Ai
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri