Kabar terbaru seputar calon pelatih baru timnas Indonesia senior kembali mencuat. Di tengah teka-teki mengenai siapa pelatih skuad Garuda selanjutnya, salah satu nama tenar kembali dikaitkan dengan timnas Indonesia. Nama yang dimaksud adalah eks punggawa timnas Belanda, John Heitinga.
Namun, kali ini sang pelatih yang dikabarkan diminati oleh PSSI tersebut justru disebutkan menolak tawaran untuk melatih timnas Indonesia senior. Kabar ini dikemukakan oleh media ternama asal Belanda, soccernews.nl. Mantan pelatih klub Ajax Amsterdam tersebut dikabarkan tidak mempertimbangkan Indonesia dalam langkah kariernya dalam waktu dekat.
“Menurut berbagai sumber, PSSI baru-baru ini mengontak Heitinga untuk mengetahui apakah dia tertarik melatih tim nasional mereka. Heitinga menolak tawaran tersebut, tetapi tetap membuka pintu untuk hal itu di masa depan,” tulis media soccernews.nl.
Penolakan pelatih asal Belanda tersebut menjadi yang kedua kalinya dalam rumor di mana PSSI mengincar beberapa nama untuk menjadi pelatih timnas Indonesia selanjutnya. Sebelumnya, nama pelatih senior Louis van Gaal dikabarkan tengah diincar oleh PSSI guna menggantikan Patrick Kluivert, yang dipecat pada pertengahan Oktober 2025 lalu. Namun, mantan pelatih klub Manchester United tersebut menolak dengan tegas rumor itu.
Penolakan kedua pelatih asal Belanda tersebut memunculkan fakta baru di tengah rumor calon pelatih timnas Indonesia. Mengapa PSSI begitu tertarik dan seakan-akan terobsesi dengan pelatih asal Belanda setelah diberhentikannya Shin Tae-yong pada awal tahun 2025 silam?
Banyaknya Pemain Naturalisasi Jadi Alasan PSSI Cari Pelatih Belanda?
Kemungkinan besar, salah satu alasan PSSI cukup gencar mencari pelatih asal Belanda adalah karena saat ini banyak punggawa timnas Indonesia, baik senior maupun kelompok umur, yang merupakan keturunan Belanda. Melansir dari laman transfermarkt.com, beberapa nama seperti Jay Idzes, Maarten Paes, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Jens Raven, Rafael Struick, Ole Romeny, dan Calvin Verdonk adalah contoh pemain timnas Indonesia yang memiliki keturunan Belanda.
Di sisi lain, PSSI juga sempat mengutarakan jika masalah bahasa dan pemahaman visi-misi menjadi alasan dipecatnya Shin Tae-yong, yang notabene merupakan warga negara Korea Selatan, dari kursi kepelatihan timnas Indonesia senior. Namun, apakah mencari pelatih asal Belanda adalah kunci prestasi yang diperlukan PSSI saat ini?
Fakta di lapangan justru berbicara sebaliknya. Saat PSSI memecat Shin Tae-yong dan menggantinya dengan Patrick Kluivert, performa timnas Indonesia senior justru menurun drastis. Bahkan, target lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 harus gagal tercapai karena performa timnas yang cukup buruk saat dilatih oleh Kluivert.
Ironisnya, performa timnas Indonesia justru melesat jauh saat dilatih oleh Shin Tae-yong, yang notabene merupakan warga negara dan mantan punggawa timnas Korea Selatan. Jadi, apa yang seharusnya diperlukan oleh PSSI saat ini untuk mengangkat performa timnas Indonesia?
Sejatinya, PSSI memerlukan pelatih yang memiliki rekam jejak cukup baik dan tidak harus dari Belanda. Memang, tidak ada salahnya menunjuk pelatih asal Belanda untuk memudahkan adaptasi skuad. Namun, tentunya hal ini harus disertai dengan rekam jejak karier kepelatihan yang mumpuni.
Saat ini, PSSI juga dikabarkan tengah mendekati salah satu pelatih asal Belanda, Giovanni van Bronckhorst. Mantan kapten timnas Belanda era 2009–2010 ini memang dikenal sebagai salah satu pelatih yang memiliki rekam jejak luar biasa sepanjang karier kepelatihannya.
Jika PSSI memang ingin mencari pelatih asal Belanda, maka carilah pelatih yang juga memiliki rekam jejak yang luar biasa.
Baca Juga
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
Artikel Terkait
-
PSSI Minta Fans Masih Percaya dengan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
PSSI Belum Terima Laporan Soal John Heitinga Tolak Latih Timnas Indonesia
-
Demi Jaga Kekompakan, Kevin Diks Bongkar Rahasia Ruang Ganti Timnas Indonesia
-
Waketum PSSI Ungkap Fakta Mengejutkan Soal John Heitinga Tolak Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Timnas U-22 Terancam Gagal ke Semifinal, Nova Arianto Berikan Motivasi Kuat
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta
-
Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya
-
Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah
-
Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka
-
Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping