Ilustrasi Kesendirian. (pixabay.com/Free-Photos)
Diamku menunggu untuk kau mengerti
Bila kau mampu mengerti arti diamku
Kau akan sadar betapa aku mencintamu
Hingga setiap jumpa aku selalu saja diam
Tanpa bicara, kau selalu kusapa lewat tatapan mata
Diamku menanti untuk kau baca
Bila kau mampu membaca diamku
Kau akan tahu aku yang paling mencintamu
Hingga di hadapanmu aku selalu saja diam
Tanpa bicara, kau selalu kudamba tanpa kata
Komentar
Berikan komentar disini >
Sastra
Terkini
-
3 Parfum White Tea Terbaik untuk Halalbihalal, Wangi Clean Anti-Nyengat
-
Hati-Hati "Antek" Asing Berinsang: Sisi Gelap Ikan Sapu-Sapu yang Merusak Ekosistem
-
Manly tapi Sweet! Ini 4 Parfum Pria dengan Nuansa Vanilla yang Wajib Dicoba
-
Menghardik Gerimis, Menikmati Cerita-Cerita Pendek Sapardi Djoko Damono
-
Hidup Terasa Blur: 'Ketika Aku Tak Tahu Apa yang Aku Inginkan' Hadir untuk Jiwa yang Lelah