Tiada terduga kala usiaku berada dalam senja
Senja yang menghampiriku begitu cepatnya
Waktu demi waktu telah merubah segalanya
Kala diriku sudah tidak gagah lagi kala muda
Ragaku ini seakan tak berdaya lagi kesakitan
Kesakitan yang begitu menyiksa sekujur tubuhku
Apalah daya diriku ini menerima semua keadaan ini
Entah kapan lagi diriku ini hidup dalam penuh nelangsa
Tersia-sialah sudah sepanjang hidupku kala sehat
Usia mudaku penuh dengan keangkuhan dan ketamakan
Loba harta hingga lupa pada anak istriku yang terkasih
Sepanjang waktu hanya terpaku pada harta dan kedudukan
Kini diriku terasingkan dan tersiksa dengan jarum infus
Terasingkan di sebuah bangsal perawatan dalam kesendirian
Sepanjang siang malam hanya merintih-rintih kesakitan
Sungguh ini semua terasa menghujam batin dan ragaku
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Wajib Cek! Ini Daftar Persiapan Krusial Sebelum Anda Mulai Perjalanan Mudik
-
Novel Santri Pilihan Bunda: Romansa Religi tentang Cinta dan Kedewasaan
-
Anak Bungsu Jelang Lebaran: Saat Titah Perantau Jadi Beban di Punggung Saya
-
Baju Baru yang Lusuh