Ku duduk berdiam diri pada ruang kesunyian.
Menikmati kehangatan gedung-gedung para penguasa.
Rasa kedinginan menyengat dari arus tekhnologi model sekarang.
Aku pun bergurau sambil membaca lembaran-lembaran koran.
Ku coba buka perlahan-lahan, lembar demi lembar.
Suasana makin ganas, kebijakan pun sering kali pro-kontra.
Aku tak tahu harus bagaimana?
Aku bukan pengambil kebijakan, bukan bula siapa-siapa.
Yang ada hanyalah menerima kenyataan dari semua diatur para penguasa negeri ini.
Deretan lembaran koran ku buka, telah aku temukan bahwa pembelajaran tetap online.
Dari daerah ke daerah telah mempertimbangkan itu semua.
Begitu pula kiranya arahan dari pemerintah pusat.
Pembelajaran masih masih online, sekolah pun tetap tutup.
Iya, tentu sebuah dilematis.
Dilema darurat Corona, dilema semangat belajar anak.
Sampai kapan harus begini, berapa lama lagi sekolahku terus menjauh.
Ingin aku berterik, bahwa aku merindukan duduk di sudut-sudut kelas.
Namun kondisi berkata lain, tak ada yang dapat melawan arusnya keadaan.
Majene, 14 Juli 2021
Baca Juga
-
Medsos dan Seni Menjadi Domba di Tengah Perang Algoritma
-
Mengembalikan Akal Sehat di Meja Keputusan Pelayanan Publik
-
Politisi Baperan: Dikit-dikit Somasi, Lama-lama Lupa Cara Diskusi
-
Mengapa Kampus Lebih Sibuk Kejar Akreditasi daripada Jaga Nyawa Mahasiswa?
-
Gen Z, Kopi, dan Mundurnya Alkohol dari Panggung Pergaulan
Artikel Terkait
-
Klaster Keluarga, Pasutri di Bantul Wafat Terpapar Covid-19 Tinggalkan 2 Anak
-
58 Orang Ditahan di Bandara Karena Tidak membawa Surat Keterangan Negatif Covid-19
-
Putri Gus Mus Sentil 'Bapak Pejabat' yang Bilang Pandemi Terkendali: Menyakitkan Hati
-
Masih Terus Naik, Kasus Covid-19 di Indonesia Dipredikasi Baru Turun Agustus 2021
-
Covid-19 Makin Ganas, Kebijakan Pemerintah Kian Panas
Sastra
Terkini
-
Ulasan Film Na Willa: Nostalgia Hangat yang Bikin Rindu Masa Kecil
-
Seiyu Awards 2026 Umumkan Pemenang, VA Denji Chainsaw Man Bawa Pulang Piala
-
Film Dream Animals: The Movie, Hewan Lucu Selamatkan Dunia Camilan
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Review S Line: Garis Merah yang Menguak Rahasia Terdalam Manusia