Ilustrasi arwah meninggalkan tubuh. (Shutterstock)
Ragaku terkapar tiada daya apapun
Hanya tulang terbungkus daging
Seolah jiwa dan batinku telah sirna
Sekujur tubuh kian lama kian kaku
Hanya tertancap jarum-jarum infus
Tertancap di sekujur tubuhku
Hingga sekujur tanganku membiru
Lidah kelu tiada lisan yang terucap
Seakan tinggal menyambut malaikat maut
Yang menyapaku ingin mencabut nyawaku
Tuhan beri aku kekuatan ingin kudekat dengan-Mu
Seakan detik-detik maut kian menghampiriku
Tangisan keluarga semakin memecah
Seolah menjadi petunjuk akan kematian
Mataku terbelalak menatap ke atas
Kulihat ada malaikat maut yang menyapaku
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!
-
Bukan Karena Malas, 5 Hal Ini Jadi Alasan Utama Kenapa Kamar Anak Kos Cepat Berantakan
-
100 Tahun Naar de Republiek Indonesia: Menelanjangi Neokolonialisme 2026, Republik untuk Siapa?
-
Tanpa Jeda
-
Review The Gangster, The Cop, The Devil: Adu Brutal Polisi Nekat dan Bos Mafia Melawan Sang Iblis