Ilustrasi menangis. (Pixabay/StockSnap)
Apa kabar negeriku?
Negeri yang semakin pilu dan haru
Pandemi ini menyebar keseluruh penjuru
Dan kita harus menghadapi sesuatu yang baru
Bagai burung yang di dalam sangkar
Kita tak bisa kemana-mana selain merasa gusar
Apa yang bisa kita lakukan selain rasa sabar?
Hanya bisa menanti pagi hingga fajar
Tak tahan aku rasanya berdiam diri
Tetapi aku tak bisa apa-apa lagi
Banyak sudah orang yang mati
Karena pandemi yang tak terkendali
Aku hanya bisa berdoa
Agar pandemi ini segera berlalu
Cepat sembuh negeri ku
Hanya itu yang selalu ku pinta
Agar kita bisa kembali ceria
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam