Ilustrasi arwah meninggalkan tubuh. (Shutterstock)
Andai saja sekarang Tuhan memanggilku
Memanggil dengan kasih dan rahmat-Nya
Bila nafasku ini adalah napas terakhirku
Kala detak jantungku ini adalah detak terakhirku
Andai sekarang adalah tatapan mata terakhirku
Andai sekarang adalah langkah kaki terakhirku
Andai sekarang adalah lisan terakhirku
Andai sekarang adalah pendengaran terakhirku
Tanpa kutahu kapan Tuhan memanggilku
Entahlah kapan pastinya tiada satupun yang tahu
Bila sekarang adalah hidup terakhirku
Kuharap aku ingin bertemu dengan Tuhan dalam suasana damai
Kala malaikat maut memanggil namaku
Yang akan mencabut nyawaku perlahan demi perlahan
Ikhlas pasrah menghadap ke hadirat-Nya
Berkelana ke dalam alam kehidupan nan kekal
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan
-
Mengapa Pertarungan Lini Tengah Jadi Penentu Hidup-Matinya Inggris vs Ghana?
-
Bleach: Thousand-Year Blood War Part 4 Ungkap Tanggal Tayang dan Lagu Tema
-
Ketika Seorang Pastor Jatuh Cinta: Daya Pikat Hilda Hurricane
-
Ji An dan Jin Man Siap Balas Babylon dalam Teaser Baru A Shop for Killers 2