Ilustrasi Bumi (unsplash.com/jason miller)
Aku,
Biarlah seperti bumi,
Menopang meski diinjak,
Memberi meski dihujani,
Diam meski dipanasi,
Sampai kau sadar,
Jika kau hancur, aku juga.
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Karya Kang Maman: Gugatan atas Stigma Janda dan Kekuatan Cinta Seorang Ibu
-
Merayakan Perempuan, FISTFEST Hadirkan Ruang Ekspresi Lewat Bunga dan Musik
-
Malam, Hujan, dan Seseorang yang Mendengarkan
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
Dituding Plagiat, Tim The King's Warden Sebut Cerita Berdasar Fakta Sejarah