Ilustrasi kutub (pexels.com/simon berger)
Kamu selatan, aku utara.
Kita beda, namun sama.
Satu beku, satu kaku.
Selalu statis, sering apatis.
Mencari Kesalahan,menyembunyikan perasaaan.
Merasa paling benar,
Tapi tak mau bertengkar.
Kita tidak salah,
Kita hanya insan bersuhu rendah.
Tag
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal
-
Peringati Hari Santri, Siswa Sekolah Rakyat Tampilkan Puisi tentang Mimpi dan Perjuangan
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Pecandu Aksara Jilid 2: Ketika Kata-Kata Menjadi Tempat Menyimpan Luka
-
Merapah Renjana: Menyusuri Jejak Rasa dalam Puisi-puisi Penuh Keresahan
Sastra
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru