Ilustrasi Anak Sujud di Sajadah (Pixabay)
Aku perhatikan secara saksama.
Sajadah tempatku bersujud pada sang ilahi.
Teman berdo'a pada sang pencipta.
Sajadah yang kini sudah mulai lusuh.
Kini sajadahku tergantung di kursi tamu.
Tak berkutif sedikit pun darinya.
Dirinya masih tetap segar dan setia menemani.
Menunggu momen, saat manusia ingin bersujud.
Sehelai sajadah penyejuk hati.
Warna kilau masih terpampang dari dirinya.
Aroma kewangian masih tetap ia pertahankan
Sajadah teman setia yang terus bersemayam di rumah-rumah Tuhan.
Sajadah tempatku merenungi saktinya bait-bait Tuhan.
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar
-
Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan
-
Menurut Saya, Masjid yang Terlalu Sunyi Adalah Masjid yang Sedang Sekarat
-
Sujud Terakhir Ibu di Ujung Ramadan
-
Memahami Makna Berdoa melalui Novel Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak?
Sastra
Terkini
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
250 Polisi Kawal Demo Forum BEM DIY, Massa Diperkirakan 100 Orang
-
Forum BEM DIY Demo di Jogja, Bawa 10 Tuntutan ke Pemerintah
-
Bebas Gerah! 5 Rekomendasi Sampo Mint untuk Kulit Kepala dengan Sensasi Dingin
-
4 Cushion SPF 50 Cocok Aktivitas Kuliah, Harga Ekonomis di Bawah Rp100 Ribu