Ilustrasi Seseorang Menangis. (Pexels.com/Kay Jayne)
Benar salah tak lagi terbaca
Semua tertutup, tak Nampak jelas oleh mata
Manipulasi makin hari makin menjadi raja
Aku ingin sejenak berlari
Meninggalkan semua yang tak memiliki arti
Sebab, aku sudah muak dengan semua ini
Aku ingin meneteskan air mata
Dengan tenang, tanpa gangguan siapa saja
Di sana, di tempat paling jauh dari berisiknya semesta
Juli 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Menggugat Sekolah yang 'Tak' Bersalah
-
Film Encanto: Tak Ada Keluarga yang Benar-benar Sempurna
-
Doctor Strange MoM: Menyelamatkan Dunia Bukan Perkara yang Membahagiakan
-
Privilese Spider-Man dan Batman serta Korelasinya dengan Konsep Berbuat Baik
-
Imam Al Ghazali dan Tuduhan Soal Penyebab Kejumudan Berpikir
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Bukan Hanya Emil, Sinar Kevin Diks Juga Bikin para Penggawa Asia Jadi Insecure di Bundesliga
-
Anak-Anak Bukan Target Perang! Menuntut Keadilan Atas Tragedi Minab
-
Pujian ke Liga Indonesia dan Preseden Minor yang Diembuskan oleh Ivar Jenner
-
Woodz Usung Sisi Tak Sempurna dan Dualitas Manusia di Lagu Human Extinction
-
Open House Saat Lebaran: Momen Silaturahmi atau Ajang Pamer Status?