Ilustrasi sedih (pexels/@rb-retratos)
Kawan engkau adalah pelita bak kegelapan rasa sepi
Bak pelipur laraku dikala tercekik duka
Bagai pelipur rasa rindu kehadiran di sisiku
Tiada hentinya cengkerama bersama
Namun kini kau berada dalam dimensi alam berbeda
Alam yang memisahkan persahabatan kita berdua
Alam abadi diatas alam dunia ini yang sementara
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat
-
Kabar Duka! Legenda Persebaya Putut Wijanarko Meninggal Dunia
-
Duka di Hari Fitri: Israel Gempur Gaza di Hari Pertama Lebaran
-
4 Alasan Buku Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan Wajib Kamu Baca!
Sastra
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda