Ilustrasi perang. (Shutterstock)
Perang demi perang seakan mengoyak nurani
Saling membunuh satu sama lain demi haus kekuasaan
Nyawa tak berdosa menjadi taruhannya
Entah berapa banyak korban yang tak terhitung lagi
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
4 Cleanser Korea Calendula Andalan Perkuat Skin Barrier pada Kulit Sensitif
-
Kado Valentine Anti Mainstream: 4 Hadiah Universal Biar Makin Berkesan
-
Review Kambing dan Hujan: Saat Perbedaan Rakaat Salat Menjadi Ujian Cinta
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
-
4 Rekomendasi Day Cream Vitamin C untuk Kulit Cerah Seharian, Bye Kusam!