Ilustrasi perang. (Shutterstock)
Perang demi perang seakan mengoyak nurani
Saling membunuh satu sama lain demi haus kekuasaan
Nyawa tak berdosa menjadi taruhannya
Entah berapa banyak korban yang tak terhitung lagi
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Review The Good Son: Thriller Psikologis yang Siap Mengacaukan Pikiranmu
-
Dari Premanisme ke Politik Kekuasaan: Ormas Jalanan di Era Pasca Reformasi
-
5 Tanda Donat Overproof, Adonan Terlalu Mengembang hingga Kempes
-
5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar
-
Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota