Memiliki sebuah hubungan yang tak resmi memang sangat dilarang. Pasalnya, selain akan meninggalkan luka pada pasangan dan keluarga, memiliki hubungan dibawah tangan juga berpotensi untuk memunculkan berbagai konflik dan permasalahan. Seperti yang dialami oleh Pak Indra dalam film Teluh yang rilis pada 20 Januari 2022 lalu.
Kisah mistis dalam film Teluh ini diawali dengan terbunuhnya Yulia oleh sosok misterius. Oleh sang pembunuh, jasad Yulia yang sudah tak bernyawa digantung sedemikian rupa, sehingga warga yang menyaksikan percaya bahwa Yulia meninggal karena bunuh diri. Sekadar informasi, Yulia adalah karyawati pada perusahaan milik Pak Indra, dan juga sekaligus wanita idaman lain yang memiliki hubungan khusus dengan Pak Indra. Iya, dengan kata lain, Yulia adalah selingkuhan pak Indra yang merupakan direktur sekaligus pemilik perusahaan batik.
Enam bulan berselang, keluarga Pak Indra mendapatkan kiriman bola api (daru) yang jatuh tepat di atap rumahnya. Bagi masyarakat Jawa, tentu hal ini adalah sebuah indikasi nyata bahwa rumah dan seluruh penghuninya sedang dalam ancaman malapetaka. Bagi yang belum tahu, untuk sekadar informasi, jika ada rumah yang mendapatkan kiriman daru, maka bisa dipastikan penghuninya mendapatkan kiriman teluh.
Benar saja, satu persatu penghuni rumah Pak Indra mengalami hal mistis dan aneh. Tentu saja Pak Indra tak tinggal diam, sehingga melakukan berbagai upaya untuk melawan teluh yang dikirimkan. Dari sekilas ulasan ini, setidaknya kita akan bertanya, kira-kira, siapa yang mengirimkan teluh ke Pak Indra? Lalu, motif apa yang mendasarinya mengirimkan teluh kepada keluarga Pak Indra? Pertanyaan selanjutnya, apa yang akan dilakukan oleh Pak Indra untuk melawan teluh yang dikirimkan oleh sosok misterius kepadanya?
Nah, segudang pertanyaan yang muncul akan teman-teman temukan jawabannya di film Teluh berdurasi 101 menit ini. Siapkan diri teman-teman untuk menonton film ini, karena banyak adegan-adegan yang membuat jantung kita berdegub kencang.
Oh iya, meski bergenre horror-thriller-misteri, film Teluh mendapatkan respons masyarakat yang cukup positif, lho. Semenjak dirilis pada 20 Januari 2022 lalu, dalam tempo kurang dari sepekan, film yang dibintangi oleh Baron Hermanto, Ferdi Ali, Monique Henry dan Farahdiba Ferreira ini sudah mendapatkan penonton sebanyak 72.185 pasang mata penonton.
Ingin menonton film Teluh ini? Silakan ke bioskop-bioskop kesayangan teman-teman, ya!
Baca Juga
-
Coach Justin, Shin Tae-yong, Marselino Ferdinan dan Ikatan Telepati yang Terjalin di Antara Mereka
-
Shin Tae-yong, Marselino Ferdinan dan Kengototannya dalam Memilih Pemain yang Berujung Manis
-
Tak Perlu Didebat, Rizky Ridho Memang Layak utuk Bersaing di Level Kompetisi yang Lebih Tinggi!
-
Melihat Kedewasaan Mental Bermain Marselino Ferdinan Melalui Brace yang Dilesakkannya ke Gawang Arab Saudi
-
Indonesia vs Arab Saudi: Mencoba Memahami Makna di Balik Selebrasi Seorang Marselino Ferdinan
Artikel Terkait
-
Review Film River, Terjebak dalam Pusaran Waktu
-
Kamila Andini Sindir Pejabat Kementerian Kebudayaan Suka Datang Telat, Bikin Acara Molor Berjam-Jam
-
Terinspirasi Kasus Pembunuhan Viral, Utusan Iblis Janjikan Film Horor yang Nggak Gitu-Gitu Aja
-
Puncak FFI 2024: Jatuh Cinta Seperti di Film-Film Sapu Bersih 7 Piala Citra
-
Salah Santet, Film Horor-Komedi yang Angkat Kearifan Lokal Indonesia-Malaysia
Ulasan
-
Review Film River, Terjebak dalam Pusaran Waktu
-
Ulasan Buku Perkabungan untuk Cinta, Ungkap Perasaan Duka Saat Ditinggalkan
-
Psikologi Feminisme di Buku Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan
-
Ulasan Buku 'Seni Berbicara Kepada Siapa Saja, Kapan Saja, di Mana Saja', Bagikan Tips Jago Berkomunikasi
-
Mama yang Berubah Jadi Peri di Mummy Fairy and Me 4: Keajaiban Putri Duyung
Terkini
-
3 Varian Serum dari Bio Beauty Lab, Ampuh Atasi Kulit Kusam hingga Penuaan
-
Wapres Minta Sistem Zonasi Dihapuskan, Apa Tanggapan Masyarakat?
-
Sudah Dapatkan Ole Romeny, PSSI Rupanya Masih Berburu Striker Keturunan
-
Resmi, Serial Alice in Borderland Season 3 Bakal Tayang Tahun Depan
-
Ilusi Uang Cepat: Judi Online dan Realitas yang Menghancurkan