Para penikmat film Indonesia pasti sudah mafhum jika Vino G. Bastian, Reza Rahardian dan juga Laudya Chintya Bella merupakan tiga pelakon film papan atas Indonesia. Akting yang mereka miliki pun memiliki kualitas mumpuni, sehingga banyak penghargaan individu mampu mereka raih. Lalu, bagaimana jika ketiga bintang film papan atas Indonesia ini bermain dalam satu film? Tentu akan menjadi sebuah film dengan aura penjiwaan terbaik kan, ya!
Jika teman-teman ingin melihat ketiganya beradu akting, satu film yang saya rekomendasikan yakni berjudul Talak Tiga. Film Talak Tiga rilis ke pasaran pada tahun 2016 lalu. Film bergenre komedi romantis ini mengangkat tentang kisah pasangan suami istri, Risa (Laucya Chintya Bella) dan Bagas (Vino G. Bastian) yang mencoba untuk melakukan rujuk setelah menjatuhkan talak tiga.
Sekadar informasi, dalam Islam, jika suami-istri sudah melakukan talak tiga, maka sang istri harus menikah dengan orang lain terlebih dahulu dengan orang lain (tanpa rekayasa), baru mereka bisa kembali rujuk. Hal inilah yang coba diakali oleh Risa dan Bagas.
Setelah berkali-kali berusaha melakukan proses curang dan gagal, Risa dan Bagas akhirnya meminta bantuan Bimo (Reza Rahardian) untuk menjadi pria yang akan menikahi Risa. Di sinilah semua bermula. Meski pada awalnya hanya sebuah settingan, tetapi ada cinta yang tumbuh di antara mereka dan tentu saja membuat Bagas marah besar.
Nah, di scene marah ini kita bisa melihat kualitas akting mereka bertiga yang sudah level tingkat dewa. Iya, scene marah-marah, adu emosi pada film ini, menjadi salah satu scene marah terbaik dalam film Indonesia. Jauh sebelum Kinan memarahi Mas Aris habis-habisan di Layangan Putus, Mas Aris, eh, Reza Rahardian alias Bimo sudah kena marah duluan dari Bagas di film Talak Tiga ini.
Dalam scene marah tersebut, Bagas yang sudah terbakar api cemburu dan juga kemarahan, mendatangi Bimo dan Risa. Bimo yang mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi tentu saja tak digubris oleh Bagas. Di scene ini, kita bisa melihat ekspresi kekagetan Laudya Chintya Bella yang sangat natural dari luapan kemarahan Bagas dengan menggebrak pintu. Pun demikian ketika Bimo mencoba menjelaskan kepada Bagas, tapi secara tiba-tiba, Bagas meraihnya dan membenturkan ke pintu. Sebuah adegan kemarahan yang natural, dan layak menjadi part terbaik dalam film ini.
Tak hanya itu, di scene ini kita juga melihat, umpatan-umpatan atau makian-makian yang keluar dari mulut bagas, terlihat lebih meresap tanpa dikeluarkan dengan suara yang keras. Bagaimana? Penasaran dengan scene marah mereka bertiga di film Talak Tiga? Silakan teman-teman menuju ke layanan streaming kesayangan masing-masing ya!
Ingat, ini hanyalah adegan dalam film. Jadi, jangan ditiru dan jangan diaplikasikan dalam kehidupan nyata ya. Selamat menonton!
Tag
Baca Juga
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Film Nobody: Petualangan Monster Kecil yang Lucu dan Menginspirasi
-
Kisah di Balik Golgota: Memahami Injil Matius sebagai Narasi Agung Sang Mesias.
-
Tak Semua Orang Tua Layak jadi Figur Ayah-Ibu, Kisah Getir Cinta untuk Nala
-
Ulasan Novel Sylvia's Letters, Transformasi Karakter Melalui Tulisan
-
Setelah Air Mata Kering: Bab Tionghoa yang Hilang dari Buku Sejarah Sekolah
Terkini
-
Dari Selat Hormuz ke Meja Makan: Waspada Efek Domino Konflik Global ke Dapur Kita
-
Wisuda Bukan Garis Finis: Nasib Lulusan Baru di Pasar Kerja yang Tak Pasti
-
Perempuan Bergaun Merah dan Jejak di Pos Satpam
-
Lenovo IdeaPad Slim 5 Gen 10: Laptop Tipis Berotak AISiap Temani Aktivitas Harianmu
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia