Mestinya kita hidup di dunia ini agar bisa memperbanyak ibadah dan beramal kebajikan. Bukan malah banyak menebarkan keburukan terhadap lingkungan sekitar kita. Jadilah manusia yang bermanfaat bagi sesama dan juga lingkungan hidup. Jangan jadi manusia yang perilakunya mendatangkan mudarat atau kejahatan.
Menjalani hari-hari yang kita lalui dengan penuh semangat mestinya selalu kita utamakan. Dengan semangat, segala aktivitas positif yang kita kerjakan insya Allah dapat berjalan dengan lancar. Seandainya ada aral melintang pun, asal kita memiliki semangat tinggi disertai sikap pantang menyerah, biasanya kita akan mampu melewatinya dengan baik dan diberi jalan keluar terbaik.
Dalam buku berjudul God Please Help Me terbitan Mizania, Ahmad Rifa’i Rif’an memberikan tiga kunci agar harimu bersemangat, berbahagia, dan bermanfaat. Berikut penjelasannya:
Pertama, jagalah impian-impian besarmu, jangan pernah tergerus oleh berbagai peristiwa yang kau alami. Semoga dengan itu hari-harimu senantiasa bergairah. Hidupmu akan berlimpah semangat, karena kau tahu ada targer besar yang hendak kau raih di masa depanmu. Kau akan enggan menghabiskan waktumu untuk hal-hal yang buruk. Jangankan untuk hal buruk, bahkan untuk hal sia-sia saja kau sangat sayang jika waktumu tergerus di sana. Jangan khawatir, mimpi hebatmu itu, insya Allah, menjadi perantara untuk menghebatkanmu, jauh dari dirimu yang sebelumnya.
Kedua, jagalah rasa syukur dalam jiwamu. Mimpi boleh tinggi, tapi jangan lupa mensyukuri yang sudah kita nikmati. Kita memimpikan sesuatu yang belum kita raih, tapi sambil mensyukuri sesuatu yang sudah kita miliki. Segala yang kita peroleh hingga hari ini tak ada yang kebetulan. Semua sudah didesain dengan sangat sempurna oleh Allah Yang Mahatahu tentang masa depan kita. Orang yang bersyukur, insya Allah, selalu bahagia jiwanya.
Ketiga, teruslah menebar manfaat bagi sebanyak mungkin sesama. Makin besar kontribusimu, makin besar pula Allah akan memercayakan amanah besar-Nya kepadamu. Bukan menanti sukses besar baru berbagi, tapi meski dalam keterbatasan, berusahalah untuk berbagi semampumu. Semoga dengan itu keberhasilan kita dipercepat oleh Allah.
Tiga tips tersebut semoga bisa menjadi motivasi bagi para pembaca dalam mengarungi kehidupan ini. Semoga kita dapat menjalani hari-hari dengan banyak menebar manfaat dan menjadi manusia yang tak henti bersyukur.
Baca Juga
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri
Artikel Terkait
Ulasan
-
Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah
-
Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna
-
Ulasan Nice to Not Meet You: Krisis Identitas di Balik Pekerjaan Impian
-
Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu
-
Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua
Terkini
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Estetik ala Pinterest Girl, Berikut 5 Trik Pose dan Filter ala Xu Ruohan
-
Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya