Hayuning Ratri Hapsari | Rizka Utami Rahmi
Buku Atomic Habits karya James Clear [Dok.pribadi/Rizka]
Rizka Utami Rahmi

Pernahkah kamu mendengar kalimat bahwa sesuatu yang besar dimulai dari hal yang kecil? Hal itu pula yang ingin disampaikan penulis James Clear dalam bukunya yang berjudul Atomic Habits.

Menurut bahasa, atomic adalah bagian teramat kecil sebuah benda, sedangkan habit berarti sebuah rutinitas atau kebiasaan yang dilakukan secara teratur.

Dari pengertian sederhana tersebut, James Clear membawa pembaca pada gagasan bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan dampak luar biasa dalam jangka panjang.

Dahsyatnya kekuatan Atomic Habits

Salah satu yang menarik dari buku ini adalah bagaimana penulis menuliskan beberapa kisah nyata tentang bagaimana kesuksesan diperoleh dari kebiasaan kecil yang dijalani secara berulang-ulang.

Kisah tentang organisasi cabang olahraga sepeda British Cycling menjadi salah satu kisah menyentuh bagaimana kesuksesan bermula dari hal yang kecil. Organisasi sepeda itu hampir seratus tahun tak pernah memiliki prestasi gemilang di induk olahraga sepeda.

Hingga suatu hari, datanglah seorang direktur yang baru bernama Dave Brailsford. Ia yang nantinya membawa British Cycling ke arah yang baru. Brailsford mulai membuat penyesuaian-penyesuaian kecil yang dilakukan tim pembalap sepeda profesional.

Mulai dari merancang jok sepeda yang nyaman, mengoleskan alkohol pada ban, hingga meminta para pembalap memakai celana pendek dengan pemanas listrik guna mempertahankan suhu otot sewaktu bersepeda.

Tak hanya masalah teknis, Brailsford bersama timnya juga memperhatikan soal kesehatan para pembalap dengan membayar seorang dokter yang memantau setiap kondisi para pembalap.

Ketika perbaikan-perbaikan kecil ini terus diakumulasikan, hasilnya ternyata datang lebih cepat daripada yang dibayangkan.

Lima tahun semenjak menerapkan perubahan-perubahan kecil tersebut, tim British Cycling mendominasi di berbagai ajang olahraga, mulai dari balap sepeda jalan raya, hingga ajang Olimpiade dengan memenangkan 60% dari total medali emas yang diperebutkan.

Tentu saja kisah nyata dari tim British Cycling yang menerapkan konsep perubahan kecil untuk hasil yang besar itu hanya salah satu contoh dari kisah nyata inspiratif lainnya.

Kisah-kisah lainnya yang ada di buku ini juga terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kita sering kali ingin mendapatkan hasil besar dengan cepat, padahal perubahan dalam diri bisa dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana dan dilakukan berulang-ulang.

James Clear bahkan menuliskan sebuah kalimat yang cukup membekas: “Perubahan yang dihasilkan pada suatu hari tertentu mungkin terkesan kecil, tapi dampak yang terjadi setelah berbulan-bulan dan bertahun-tahun kemudian bisa dahsyat.”

Kelebihan Atomic Habits

Bagi saya pribadi, salah satu kelebihan utama buku ini adalah penyampaiannya yang terasa dekat dengan kehidupan pembaca.

James Clear tidak sekadar mengatakan bahwa kita harus berubah, tetapi memberikan gambaran melalui kisah nyata tentang bagaimana kebiasaan kecil dapat menghasilkan pencapaian yang sebelumnya terasa sulit dibayangkan.

Kisah British Cycling juga membuat konsep dalam buku ini terasa lebih mudah dipahami. Pembaca bisa melihat secara langsung bagaimana berbagai perbaikan sederhana ketika dilakukan secara konsisten mampu membawa perubahan besar.

Buku ini cocok dibaca oleh siapa saja yang sedang ingin memperbaiki diri, tetapi sering merasa perubahan harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Atomic Habits mengingatkan bahwa kamu tidak harus langsung melakukan perubahan drastis; cukup mulai dari kebiasaan kecil yang bisa dilakukan hari ini.

Kesimpulannya, Atomic Habits bukan sekadar buku tentang kebiasaan, tetapi bagaimana kita memandang proses menuju perubahan.

Kalau kamu sedang mencari bacaan yang bisa membuatmu lebih percaya bahwa langkah kecil tetap memiliki arti, buku James Clear ini layak masuk daftar bacaanmu.