Warna mata kita sebagai bangsa Indonesia adalah sebagian besar berwarna cokelat kehitaman. Untuk meningkatkan penampilan, sebagian orang merubah warna matanya dengan menggunakan softlens dengan warna tertentu. Karena warna mata tertentu bagi sebagian orang dianggap lebih menarik dan indah. Sebut saja warna biru dan hijau, warna tersebut dianggap lebih indah dibandingkan dengan warna hitam.
Pernahkah terlintas pertanyaan mengapa warna mata setiap orang di dunia berbeda-beda? Warna mata apa saja yang secara alamiah dimiliki oleh manusia? Serta bagaimana sebaran populasi manusia berdasarkan warna mata? Menyadur laman Worldatlas, berikut ini penjelasan mengenai warna mata dan sebaran populasinya di bumi ini.
1. Peran melanin
Melanin adalah suatu pigmen yang terdapat pada sebagian besar makhluk hidup termasuk manusia. Melanin pada tubuh melindungi kita dari bahaya sinar UV dan berperan pada warna kulit dan rambut menjadi tampak lebih gelap. Selain kulit dan rambut, melanin juga terdapat pada mata. Dengan demikian, warna mata kita dipengaruhi oleh melanin yang kita miliki. Kadar melanin dalam tubuh kita dipengaruhi oleh gen, sehingga dapat dikatakan warna kulit, rambut, dan mata dapat diturunkan dari orang tua ke anak.
2. Warna mata terletak pada iris mata
Iris mata atau juga dikenal dengan selaput pelangi merupakan suatu lapisan mata yang berbentuk gelang dan mengatur besar kecilnya pupil mata. Iris dan pupil pada mata bertugas untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke dalam mata. Seperti pada kulit dan rambut, iris juga memiliki melanin agar terlindung dari bahaya sinar UV. Karena memiliki melanin, maka warna mata terletak pada bagian iris mata. Secara garis besar, warna mata seseorang adalah perpaduan dari jumlah kandungan melanin, tekstur, dan jaringan pembuluh darah pada iris mata. Namun, faktor dominan pada warna mata adalah kandungan melanin atau disebut pigmentasi.
3. Sebaran populasi warna mata cokelat (70 - 79%)
Tahukah kalian bahwa 70% - 79% dari total populasi manusia di bumi ini memiliki warna mata cokelat. Dengan demikian, warna mata paling umum yang dimiliki oleh seseorang di bumi ini adalah warna cokelat. Gen pada mata cokelat bersifat dominan, sehingga jika salah satu dari orang tua kita memiliki warna mata selain cokelat, maka dapat dipastikan kita akan memiliki warna mata cokelat. Hal inilah yang menjadi faktor mengapa warna mata manusia di bumi ini sebagian besar adalah cokelat.
4. Sebaran populasi warna mata biru (8 - 10%)
Warna mata biru merupakan warna mata terbanyak kedua yang dimiliki manusia. Meskipun terbanyak kedua dari total populasi manusia di bumi, namun jika dibandingkan dengan warna cokelat, warna mata biru sangat jauh lebih sedikit. Fakta menarik dari warna mata biru adalah dibutuhkan sekitar 6000 tahun - 10000 tahun mutasi genetik hingga terbentuknya warna mata biru. Karena warna mata dipengaruhi faktor genetik, jika kita memiliki warna mata biru dan bertemu dengan seseorang dengan warna yang juga biru, maka bisa dikatakan kita berasal dari nenek moyang yang sama dari seseorang tersebut.
5. Sebaran populasi warna mata hazel (5%)
Peringkat ketiga terbanyak untuk populasi manusia berdasarkan warna mata adalah hazel. Mata dengan warna hazel akan terlihat seperti warna mata kucing, yaitu akan nampak cokelat muda atau kekuningan dengan campuran hijau, oranye, dan emas. Warna mata seperti ini biasanya dapat ditemukan di Afrika Utara, Timur Tengah, Brasil, dan Spanyol.
6. Sebaran warna mata kuning (5%)
Warna mata kuning memiliki peringkat yang sama dengan warna hazel untuk populasi manusia berdasarkan warna mata. Populasi manusia dengan warna mata kuning di dunia ini adalah 5% dari total populasi dunia. Warna mata kuning pada umumnya dimiliki oleh orang-orang keturunan Amerika Selatan, Asia, Spanyol, dan Afrika Selatan.
7. Sebaran populasi warna mata abu-abu (3%)
Sebanyak 3% dari total populasi warna mata di bumi ini adalah warna abu-abu. Warna mata abu-abu pada manusia disebabkan oleh iris mata tidak memiliki melanin serta kandungan kolagen yang melimpah pada bagian stroma. Kondisi ini mengakibatkan terhambatnya pewarnaan warna biru dari permukaan mata dan menghasilkan warna abu-abu.
8. Sebaran populasi warna mata hijau (2%)
Setelah hazel dan abu-abu, warna mata terbanyak berikutnya adalah hijau. Warna mata hijau termasuk ke dalam warna mata yang langka. Berdasarkan fakta yang ada, orang dengan warna mata hijau dapat ditemukan di Irlandia dan Skotlandia. Sebesar 86% dari populasi di sana memiliki warna mata hijau. Namun, pada saat mereka terlahir ke dunia ini belum memiliki warna mata hijau, melainkan biru atau cokelat. Setelah usia enam bulan, warna mata berubah secara alamiah menjadi warna hijau. Selain Irlandia dan Skotlandia, orang dengan warna mata hijau dapat dijumpai Eropa Utara.
9. Sebaran populasi warna mata merah (kurang dari 1%)
Terdengar aneh dan tidak mungkin, tetapi faktanya orang dengan warna merah benar-benar ada. Dengan jumlah kurang dari 1% populasi dunia membuat orang dengan warna mata merah sangat jarang ditemui. Biasanya orang dengan warna mata merah adalah mereka yang kekurangan pigmentasi di mata mereka. Selain itu, biasanya orang dengan warna mata merah adalah seorang albino, sehingga pembuluh darah muncul terlihat dan memantulkan cahaya merah pada mata mereka.
10. Sebaran populasi warna mata heterochromia (kurang dari 1%)
Apa sih arti heterochromia? Heterochromia berasal dari kata Yunani, yaitu “heteros” yang berarti berbeda dan “chroma” yang berarti warna. Jadi, heterochromia adalah kondisi seseorang yang memiliki warna mata yang berbeda. Bisa dalam kedua mata memiliki warna berbeda atau pencampuran beberapa warna, dan bisa juga antara mata satu dengan mata lainnya memiliki warna yang berbeda. Sayangnya kondisi mata seperti ini sering dikaitkan dengan penyakit Bourneville, sindrom Bloch-Sulzberger, Recklinghausen.
Itulah penjelasan ilmiah mengenai warna mata dan sebaran populiasinya di dunia ini. Hal menarik dari warna mata, dengan fakta warna mata adalah bersifat genetik, maka dengan melihat warna mata kita dapat menyimpulkan mengenai nenek moyang seseorang.
Tag
Baca Juga
-
Memperingati Hari Asteroid Dunia, Sejarah dan Pesan Penting bagi Manusia
-
Fakta Unik Paus sperma, Kotorannya Biasa Digunakan untuk Sistem Pertahanan Diri
-
Ilmuwan: Prediksi Meleset, Ternyata Es di Antartika Mencair Lebih Cepat
-
Mengagumkan, 11 Bukti Paus Orca Memiliki Kecerdasan yang Luar Biasa
-
Miliaran Kepiting Salju Hilang dari Habitatnya, Ini Penjelasan Ilmuwan
Artikel Terkait
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Denny Landzaat Pulang Kampung ke Ambon: Diarak Warga hingga Pidato Bahasa Indonesia
-
PLN IP Kerahkan Ribuan Petugas untuk Jaga Pasokan Listrik di Momen Idulfitri
-
Prediksi Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Momen Qatar 2024 Semoga Terulang
Ulasan
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
Terkini
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Harga Emas Naik, Alarm Krisis Ekonomi di Depan Mata