Sedekah termasuk ke dalam jenis amal ibadah yang sangat bagus dirutinkan. Kita tentu sudah sering mendengar bahwa sedekah itu tak hanya menggunakan harta benda atau uang saja. Sedekah dengan tenaga dan pikiran misalnya.
Namun, pemahaman tersebut jangan sampai menjadikan kita menjadi manusia pelit, misalnya dengan dalih sedekah tak melulu dengan harta, kita jadi merasa perhitungan saat ingin mengeluarkan uang untuk bersedekah. Padahal, kita memiliki uang cukup bahkan banyak.
Sedekah ada kalanya bisa dilakukan secara terang-terangan dan juga tertutup atau sembunyi-sembunyi, tidak diketahui orang banyak, apalagi tersorot kamera dan diunggah di media sosial seperti kebanyakan orang.
Mau sedekah secara terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi semuanya baik asalkan diniatkan untuk mencari keridaan Allah, bukan untuk mencari pujian atau penghormatan dari sesama manusia.
Namun, perlu dipahami bahwa bersedekah dengan cara tertutup atau sembunyi-sembunyi itu memang lebih utama dan lebih tinggi nilainya. Alasannya karena lebih mendekati rasa ikhlas dan bisa menyelamatkan kita dari keinginan untuk pamer atau mencari pujian dari sesama manusia (halaman 46).
Muhammad Habibillah dalam buku Raih Berkah Harta dengan Sedekah dan Silaturahmi memaparkan ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi itu lebih baik. Berikut ini penjelasan ayat yang dimaksud, Surat al-Baqarah: 271):
“Jika kamu menampakkan sedekah(mu) maka itu adalah baik sekali. Dan, jika kamu menyembunyikannya, dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan, Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Tentu banyak sekali hikmah dan keutamaan dari amalan bersedekah. Misalnya, kita akan lebih disayangi oleh Allah, dan akan membuat harta kita menjadi lebih berkah. Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Bersedekahlah kalian, karena sesungguhnya sedekah dapat menambha harta yang banyak. Maka, bersedekahlah kalian, niscaya Allah menyayangi kalian” (halaman 51).
Buku berjudul Raih Berkah Harta dengan Sedekah dan Silaturahmi (terbitan Sabil) karya Muhammad Habibillah ini layak dibaca dan diamalkan oleh para pembaca. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
Artikel Terkait
Ulasan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan
Terkini
-
Redmi M100 Resmi Meluncur: Bawa Fitur Khusus Lansia dan Baterai 7.900 mAh
-
Belum Punya Tim, Maverick Vinales Tegaskan Tak Akan Bertahan di KTM
-
Mengenal Carbon Trading: Saat Krisis Iklim Bertemu Logika Pasar
-
4 Serum Korea yang Ampuh Atasi Pori Besar, Kulit Kendur, dan Kontrol Minyak
-
Bye Ketombe! 5 Pilihan Shampoo Bar Ramah Lingkungan yang Bikin Rambut Segar