Ibu adalah sosok manusia yang dimuliakan oleh Allah. Jasa seorang ibu begitu besar bagi kehidupan ini. Karenanya, sudah menjadi kenicayaan bagi setiap anak untuk berbakti padanya.
Menghormati kedua orangtua adalah sebuah hal yang tak bisa ditawar-tawar oleh setiap anak. Terlebih ibu yang telah mengandung, melahirkan, merawat, sekaligus mendidik anak dengan segala kerepotannya.
Dalam buku Kekuatan Doa Ibu diuraikan bahwa berbuat kepada ibu merupakan salah satu perbuatan yang paling disukai oleh Allah Swt. Bahkan, berbuat baik pada ibu itu disandingkan setelah shalat. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim:
Dari Abu Abdurrahman bin Mas’ud r.a, ia berkata, “Saya bertanya kepada Nabi Saw., amal apakah yang paling disukai oleh Allah Swt? Nabi Saw. menjawab, ‘Shalat pada waktunya.’ Saya bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ Beliau menjawab, ‘Berbuat baik kepada kedua orang tua.’ Saya bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ Beliau menjawab, ‘Berjihad (berjuang) di jalan Allah.”
Berbahagialah bagi para ibu yang telah memiliki anak. Rawatlah anak tersebut dengan sepenuh cinta dan kasih sayang. Jangan sampai mengabaikan dan menelantarkan keberadaan seorang anak. Anak yang hidup tanpa kasih sayang dan didikan yang baik dari kedua orangtua, biasanya akan mengalami masalah psikologis yang serius dan berdampak pada masa depannya kelak.
Imam Al-Ghazali berkata, “Anak adalah amanah bagi kedua orang tuanya. Dan hatinya yang suci adalah permata yang mahal. Apabila ia diajarkan dan dibiasakan pada kebaikan maka ia akan tumbuh pada kebaikan itu dan akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Akan tetapi, apabila anak dibiasakan untuk berbuat kejahatan dan dibiarkan seperti binatang maka ia akan sengsara dan binasa. Cara memelihara anak yang baik adalah dengan mendidik dan mengajarkan akhlak yang mulia padanya” (halaman 3).
Ummi Maya menjelaskan, pengorbanan ibu sangatlah besar. Tak dapat dinilai dengan apa pun. Seorang ibu sanggup berkorban apa pun untuk anak-anaknya. Inilah jihad. Jihad yang diganjar Allah Swt. dengan sebuah rumah yang megah di surga. Jika ibu bersusah-susah di dunia dengan sabar dan ikhlas, kebahagiaan akan datang dengan cepat, baik di dunia maupun akhirat, berupa anak-anak yang sholeh di surga.
Buku Kekuatan Doa Ibu karya Ummi Maya ini sangat bagus dijadikan bacaan bermanfaat bagi para pembaca. Mudah-mudahan setelah membaca buku ini para pembaca akan semakin meningkatkan rasa cinta dan kasih sayangnya terhadap kedua orangtua dan anak-anaknya.
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Kawasan IKN Nusantara Bakal Ditanami Tumbuhan Endemik dari 34 Provinsi di Indonesia
-
Pembangunan IKN Menggerakkan Banyak Sektor Ekonomi, Sidik Pramono: Masyarakat Lokal Akan Merasakan Dampak Positifnya
-
Ulasan Bisnis Rumahan untuk Para Ibu: Menggali Bisnis Kreatif dari Rumah
-
Blak-blakan ke Venna Melinda, Cinta Laura Sebut Kecewa dan Putus Komunikasi dengan Verrell Bramasta
Ulasan
-
Teori Konspirasi dan Friendship Manis dalam Anime Mr. Love: Queen's Choice
-
Menelusuri Jejak Sunan Giri dalam Balut Sejarah di Novel Saga dari Samudra
-
Kopitiam Murni 99, Spot Kuliner 24 Jam di Jambi dengan Cita Rasa Autentik
-
Disclosure Day: Thriller Sci-Fi Spielberg yang Penuh Emosi dan Ketegangan!
-
Review Backrooms: Sajikan Perjalanan Menyeramkan ke Dimensi Paralel Lain
Terkini
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
Navigasi Maba: Jangan Sampai Mabuk Organisasi Merusak Kuliah yang Wajib
-
4 Rekomendasi Oat Cleanser Andalan untuk Menenangkan Kulit Sensitif
-
Sejarah Baru! Piala Dunia 2026 Gebrak Dunia dengan 3 Tuan Rumah dan 48 Tim Peserta
-
Self-Reward atau Pelarian? Kenapa Belanja Online Sering Jadi "Obat" Stres Gen Z