Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh manusia ketika menjalani hari-harinya adalah permasalahan yang berhubungan dengan keuangan atau masalah finansial. Sudah bukan sebuah rahasia lagi jika permasalahan yang satu ini bisa membuat seseorang berani melakukan apapun untuk mengatasinya. Bahkan, termasuk melakukan sebuah pekerjaan yang penuh resiko dan juga menghilangkan nyawa sekalipun. Hal itulah yang dilakukan oleh Ku Nam (diperankan oleh Ha Jung Woo), seorang sopir taksi yang hidup di daerah perbatasan antara Tiongkok-Rusia dan Korea Utara.
Sebagai penduduk wilayah perbatasan yang jauh dari pusat perekonomian negara, Ku Nam yang setiap hari bekerja keras sebagai sopir taksi harus menanggung berbagai permasalahan finansial dalam kehidupannya. Hal ini diperparah dengan kegemarannya menghabiskan waktu dengan berjudi. Maka tak heran jika pada akhirnya Ku Nam terlilit hutang yang akut.
Demi bisa meringankan beban sang suami, Istri Ku Nam (diperankan oleh Tak Sung Eun), akhirnya memutuskan untuk pergi ke Korea Selatan dan bekerja di sana, serta berjanji untuk mengirimkan uang kepadanya. Namun sayangnya, Ku Nam tak pernah mendengar kabar dari sang istri, sehingga membuatnya semakin kehilangan arah. Permasalahan Ku Nam semaki bertambah ketika dia dipecat dari pekerjaannya, dan para debt collector datang untuk mengambil paksa sebagian besar uang pesangonnya.
Hingga suatu hari, Myung Ga (diperankan oleh Kim Yun Seok), seorang penjual anjing dan juga bos kriminal setempat, menawari Ku Nam sebuah kesepakatan yang berisi sebuah pekerjaan besar. Dalam kesepakatan tersebut, Myung Ga akan memberikan Ku Nam uang sejumlah US $ 10 ribu, jika berhasil memberikan “pelajaran” kepada seseorang yang berada di Korea Selatan. Karena terlilit masalah keuangan akut, Ku Nam pun pada akhirnya menyanggupi tugas tersebut, dan segera menuju ke selatan secara illegal dengan perahu reyot berbiaya US $ 500.
Singkat cerita, Ku Nam pun sampai di Korea Selatan. Dan selama berhari-hari, Ku Nam mencari sang target untuk melaksanakan kesepakatan tersebut. Selain itu, Ku Nam juga mencari sang istri yang tengah berada di Korea Selatan. Hingga pada suatu hari, Ku Nam mampu menemukan target yang dia buru, dan melaksanakan tugasnya tersebut. Namun, serangkaian kejadian yang tak terduga membuat Ku Nam harus terjebak dalam pusaran konflik, di mana hal tersebut bisa mengancam nyawanya. Ku Nam yang seorang diri di Korea Selatan, kini harus berhadapan dengan pihak kepolisian, mafia Korea dan juga Mafia Tiongkok yang menginginkan dirinya, hidup atau mati.
Nah, sudah terbayang keseruannya kan ya? Biar lebih seru, silakan ditonton secara langsung film berjudul The Yellow Sea ini di layanan streaming kesayangan masing-masing ya!
Baca Juga
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
-
Dear Ivar Jenner, Meskipun Tak Miliki Klub, Tolong Jadikan Liga Indonesia sebagai Opsi Terakhir!
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
Artikel Terkait
-
Tada Kimi wo Aishiteru: Mahakarya Terakhir untuk Sahabat yang Dicintai
-
Film Mbok dan Bung, Cerita di Balik Asal Usul Nama Gedung Sarinah
-
Ingin Balik ke Komedi, Alasan Ernest Prakasa Produksi Film Cek Toko Sebelah 2
-
Siap-Siap, 'One Piece Film Red' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
7 Fakta Menarik Film The Gray Man, Dibintangi Ryan Gosling dan Chris Evans
Ulasan
-
Seni Regulasi Emosi Ala Zengo di Buku Jangan Cemas Karya Shunmyo Masuno
-
Romantisasi Duka dalam 'Ikhlas Penuh Luka' Karya Boy Candra
-
Film Sadali: Refleksi Diri di Balik Kanvas Kosong yang Sunyi
-
Insekuritas dan NCII Remaja dalam Novelet Yang Kulihat di Cermin (Topless)
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme
Terkini
-
Perbedaan Dunia Sekolah dan Kuliah: Mengapa Tugas Dosen Sangat Penting?
-
5 Action Cam DJI Paling Worth It buat Kreator Pemula di 2026
-
Kesetaraan Gender dan Kegagalan Kita Memahami Hal Paling Mendasar
-
Prilly Latuconsina Minta Maaf Soal 'Open to Work', Omara Esteghlal Sindir Peran Brand
-
Terjangkau, Inilah Harga Tiket Nonton Uji Coba Timnas Indonesia U-17