Setiap penulis biasanya memiliki tips atau rahasia dalam menekuni dunia kepenulisannya. Tips dari para penulis tersebut tentu sangat bermanfaat dan bisa menjadi tambahan wawasan yang sangat berharga bagi mereka yang ingin mendalami dunia kepenulisan.
Tips-tips dari para penulis bisa kita peroleh dari blog mereka atau buku-buku yang telah mereka terbitkan. Bisa juga kita dapatkan saat kita mengikuti kelas menulis yang biasanya diadakan oleh para penulis yang sudah memiliki jam terbang tinggi di dunia kepenulisan.
Buku berjudul “Rahasia Penulis Hebat: Membangun Setting Lokasi” terbitan Gramedia (2012) ini bisa dijadikan sebagai salah satu buku panduan bagi Anda yang bercita-cita menjadi seorang penulis atau pengarang.
Dalam buku berisi kumpulan esai yang ditulis oleh para penulis senior ini, kita dapat menambah wawasan tentang seputar cara membangun setting lokasi. Ya, setting lokasi merupakan hal yang dibutuhkan saat kita ingin menulis karya fiksi seperti cerpen dan novel.
Menurut Reni Erina, dalam sebuah cerita diperlukan unsur-unsur antara lain tema, ide, tokoh, setting, konflik, dialog, dan ending. Setting bisa menjadi benar-benar diperlukan, meskipun tidak selamanya setting harus dieksplorasi total. Kenapa sih, diperlukan setting cerita? Ya karena setting merupakan latar belakang yang membantu kejelasan sebuah jalan cerita. Setting ini meliputi waktu, tempat, dan sosial budaya.
Sementara menurut Gol A Gong, menyuguhkan setting lokasi harus disesuaikan dengan tema cerpen/novel yang sedang ditulis olehnya. Misalnya, untuk novel “Balada Si Roy” yang karakternya lelaki dan petualangan, cita rasa tidak boleh jauh dari geografi, pariwisata, dan sejarah. Pemilihan katanya pun harus kuat.
Menurut Akmal Nasery Basral, jika tokoh adalah kepribadian sebuah cerita, maka lokasi ibarat wajah bagi cerita tersebut. Kombinasi tokoh dan lokasi yang kuat dalam sebuah struktur pengisahan akan membuat kisah itu akan terus hidup di relung-relung ingatan pembaca. Tanpa penggambaran lokasi yang memadai, sebuah cerita yang baik hanya akan dikenang pembaca dari kehangatan “pribadi” tapi dilupakan bagaimana bentuk “wajahnya”.
Esai-esai dalam buku “Rahasia Penulis Hebat: Membangun Setting Lokasi” ini total berjumlah 14 esai yang ditulis oleh 14 penulis terkemuka di Indonesia seperti Akmal Nasery Basral, Ary Nilandari, Benny Arnas, Hanna Fransisca, Ifa Avianty, Sunlie Thomas Alexander, dan lain-lain. Sebuah buku yang layak dibaca oleh Anda yang menyukai dunia kepenulisan dan bercita-cita ingin menjadi penulis atau pengarang.
Baca Juga
-
Review Buku Adaptasi: Menyikapi Fase Perubahan dalam Kehidupan Umat Manusia
-
Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan
-
Motivasi Menulis untuk Calon Penulis: Buku Menjual Gagasan dengan Tulisan
-
Review Buku Etiket Bekerja: Upaya Meningkatkan Kualitas Diri
-
Review Buku Puasa Para Nabi: Mengurai Hikmah Bulan Ramadan
Artikel Terkait
-
Kunci Komunikasi adalah Mendengarkan, Ulasan Buku Sukses Berkomunikasi
-
Bukan Jimat, Ferdy Sambo Ungkap Sejatinya Buku Hitam yang Selalu Dia Bawa
-
Memahami Konsep Pemimpin Ideal dari Buku Seni Kepemimpinan ala Nabi
-
Gus Dur dalam Obrolan Gus Mus: Persahabatan Para Kiai yang Begitu Mengesankan
-
Ulasan Buku Mendadak Haji, Catatan Haji Seorang Wartawan
Ulasan
-
Bosen Sama Rendang? Sini Cobain Nasi Dagang Anambas Biar Lebaranmu Makin Melayu Paripurna
-
Novel Komsi Komsa: Ketika Pemuda Indonesia Terseret Konspirasi Dunia
-
Undertone, Film Horor Atmosferik dari A24 yang Meneror Lewat Rekaman Suara
-
Review Buku Adaptasi: Menyikapi Fase Perubahan dalam Kehidupan Umat Manusia
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
Terkini
-
Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi
-
Sepertiga Akhir Ramadan dan Muslim Indonesia yang Harus Berjuang Lebih Keras Berburu Lailatul Qadar
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kokuho Dominasi Ajang Japan Academy Film Prize 2026 dengan Total 10 Piala
-
Kenapa Rokok Diizinkan Beredar Meski Berbahaya? Memahami Logika Regulasi