Banyak orang di dunia ini yang ingin hidup kaya bergelimang harta. Banyak pula cara mereka demi meraih kaya raya. Salah satunya dengan menempuh jalan sebagai penulis. Jika dijalani dengan ulet, tekun dan sungguh-sungguh menulis bisa menjadikan seseorang kaya.
Lewat buku Cara Gila Jadi Penulis Kaya ini Ahmad Bahar selaku penulis mengungkap cara cepat menjadi penulis kaya. Cara cepat oleh penulis dibahasakan dengan 'cara gila', ini menandakan bahwa kegiatan tulis menulis tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa-biasa saja. Sebab, jika seorang penulis menjalankan kegiatan menulisnya dengan ala kadarnya atau lurus-lurus saja, maka ia akan tertinggal jauh dari penulis yang memilih jalur gila.
Pekerjaan menulis adalah pekerjaan yang memerlukan konsentrasi, perlu meluangkan waktu khusus, dan dikerjakan dengan serius. Namun, jika seseorang dalam menulis hanya dilakukan dengan santai, tidak serius, dan tidak sepenuh hati, maka hasil yang nanti akan didapatkan tidaklah maksimal.
Buku ini mengungkap rahasia pengalaman penulis yang ditempuh dengan cara gila agar jadi kaya.
1. Menulis dengan cara tidak biasa
Menulis dengan cara tidak bisa ini adalah menulis dengan membahas isu-isu kontroversial, unik dan belum pernah diangkat oleh penulis lain. Tulisan yang demikian ini langsung menarik perhatian publik, dan membuat orang lain ingin segera membacanya.
Cara ini pernah ditempuh oleh Salman Rusdie dalam buku Ayat-Ayat Setan dan Arswendo Atmowiloto. Buku Ayat-Ayat Setan memang langsung laris di pasaran, namun penulisnya mendapat ancaman hukum mati dari Imam Khomeini.
Begitu pula yang menimpa Arswendo. Ia dimasukkan ke penjara gara-gara tulisannya yang dianggap menghina Nabi umat Islam. Tetapi, dengan cara seperti itu, nama Arswendo semakin melangit.
2. Hasil tulisan disedekahkan untuk sosial
Cara gila yang lain adalah honor atau keuntungan dari menulis kita sedekahkan untuk kepentingan sosial atau didermakan kepada mereka yang membutuhkan. Ahmad Bahar mengungkapkan bahwa dengan menyedekahkan seluruh royalti tersebut, sering muncul keajaiban dalam kehidupan.
Bisa jadi tulisan-tulisan kita tidak ada yang pernah ditolak redaktur media. Meski memang secara zahir tidak ada korelasi antara sedekah dengan naskah tulisan yang dimuat di media. Namun, itulah yang seringkali terjadi. Semakin sering bersedekah melalui hasil tulisan, maka tulisan-tulisan kita kerapkali nampang di media.
Inilah salah satu kunci rahasia menjadi penulis kaya dengan cara gila yang dikupas dalam buku ini. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Telegram Karya Putu Wijaya: Kabar Duka dari Dunia yang Tak Pernah Pasti
-
Novel Kemben Emas: Sejarah Kejayaan Majapahit dan Bangkitnya Kerajaan Demak
-
Ketika Galvalum Menang, Petani Kayu Tumbang
-
UMK Jember Tembus 3 Juta, Sudahkah Memenuhi Realitas Hidup Buruh?
-
6 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera 108MP dan Stabilizer, Hasil Foto Memukau Setara iPhone
Artikel Terkait
Ulasan
-
Novel Padang Bulan: Antara Cinta dan Mimpi yang Sama-sama Harus Dikejar
-
Review Nine Puzzles: Alasan Penggemar Drama Misteri Wajib Nonton Ini
-
Membaca Pachinko: Metafora Keberuntungan dan Luka Sejarah yang Abadi
-
Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat
-
Telegram Karya Putu Wijaya: Kabar Duka dari Dunia yang Tak Pernah Pasti
Terkini
-
Lindungi Hak sebagai Artis, EXO-CBX Ajukan Pemutusan Kontrak dengan INB100
-
Koleksi Wajah di Tas Ayah
-
The Rose Umumkan Rencana 2026: Album Baru, Tur Dunia, Hiatus Pasca-Tur
-
Side Hustle Bukan Gila Kerja, Tapi Perjuangkan Pekerja UMR untuk Bertahan
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan