Saat ini jagat dunia maya di Indonesia sedang dibuat kaget oleh Aldi Taher karena lagu terbarunya diunggah oleh akun resmi piala dunia FIFA. Lagu yang dimaksud yaitu lagu yang ditujukan kepada Lionel Messi mengenai kabar batal datang ke Indonesia.
Pada akun Instagram @fifaworldcup memperlihatkan sebuah beberapa cuplikan video singkat dengan ditambah backsound dari lagu Aldi Taher. Sontak hal tersebut membuat netizen Indonesia langsung heboh dengan unggahan tersebut.
Banyak sekali warganet yang merasa bangga bahwa lagu yang dibawakan oleh salah satu artis Indonesia langsung dilirik oleh akun yang bertaraf internasional. Mereka beranggapan bahwa ini merupakan pencapaian yang cukup baik.
BACA JUGA: 4 Rekomendasi Novel Sherlock Holmes untuk Kamu Penyuka Cerita Misteri
Namun, tak jarang pula dari mereka yang menilai bahwa masyarakat Indonesia mudah sekali untuk terlalu bangga atau dalam istilah lain overproud. Seperti dituliskan dalam salah satu komentar netizen.
“Enggak usah overproud, itu yang diunggah cuma untuk server Indonesia saja. Kalau dibuka dari negara lain yang beda server, enggak bakal muncul,” kutip dari komentar @cha***.
Jika dipikir-pikir lagi, masyarakat Indonesia memang sudah kerap sekali merasa bangga yang berlebihan. Termasuk juga dalam salah satu contoh kasus ini. Kira-kira kenapa sih masyarakat Indonesia mudah overproud? apa saja penyebabnya? Berikut beberapa penyebab beserta penjelasannya.
BACA JUGA: 4 Jenis Kambing yang Umum Dijadikan Hewan Kurban di Indonesia
1. Post Colonialism (Pasca penjajahan)
Pada dasarnya Indonesia pernah mengalami masa penjajahan. lalu setelah masa itu, pada pasca penjajahan, masyarakat Indonesia yang dulunya harus mengakui bahwa bangsa barat lebih maju baik dari perlengkapan persenjataan, warna kulit, atau bahkan pendidikan.
Pasca penjajahan tersebut membuat mayoritas pemikiran masyarakat berpikir bahwa negara lain khususnya negara bagian barat lebih maju dari pada mereka. Hal inilah yang melandasi overproud terjadi. Hingga saat ini mental bangsa yang dijajah masih melekat kental pada masyarakat Indonesia.
BACA JUGA: 5 Penyebab Eksibionisme, Penyimpangan Seksual dengan Memamerkan Alat Kelamin
2. Inferiority Complex
Dengan latar penjajahan tersebut muncullah sebuah perasaan minder, tidak percaya diri, dan rendah hati yang dimiliki oleh seseorang atau yang bisa disebut Inferiority complex. Namun dalam masalah ini berskala besar atau nasional.
Inferiority complex ini sering diterapkan masyarakat untuk menjunjung tinggi orang yang berasal dari luar negeri. Kebanyakan masyarakat memandang bahwa bangsa lain lebih hebat, tetapi di sisi yang berbeda tak jarang pula bangsanya sendiri malah direndahkan.
Kira-kira begitulah penyebabnya masyarakat Indonesia sering overproud, ternyata sejarah zaman dulu dapat berpengaruh juga.
Jadi bagaimana menurut kamu, apakah rasa bangga yang dimiliki masyarakat Indonesia karena lagu Aldi Taher diunggah oleh FIFA masih dalam batas wajar atau malah sudah berlebihan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Timnas Indonesia Wajid Pertajam Lini Serang jika Ingin Lolos Piala Dunia 2026!
-
Kenapa Penalti Justin Hubner Diulang? Ternyata Begini Alasannya!
-
Bak Emi Martinez, Ernando Ari Unjuk Tarian Usai Blok Tendangan Penalti
-
Miliki Squad Lebih Mahal, Apakah Timnas Indonesia U-23 Bisa Taklukan Qatar?
-
Menerka Peluang Timnas Indonesia Lawan Qatar di Piala Asia U-23
Artikel Terkait
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Timnas Indonesia Meroket, China Mengalami Penurunan Ranking FIFA! Sinyal Melemah?
-
Harga Emas 'Menggila', Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Mengapa Rezeki Bisa Seret? Ini Penyebabnya dalam Islam
Ulasan
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
Terkini
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup