Menarik dan kaya akan renungan kehidupan. Itulah kesan saya ketika membaca buku ini. Buku dengan judul yang cukup unik “Mobil Mogok Anggota Dewan” ini berisi sekumpulan artikel dengan tema beragam yang bisa membantu para pembaca untuk melakukan perenungan atau introspeksi diri.
Gus Arifin, selalu editor buku ini, dalam kata pengantarnya menulis, buku yang Anda baca ini adalah serial “Sainspirasi” yang ditulis oleh seorang Guru: Doni Swadarma. Buku ini bertutur mengenai adanya hikmah atau pelajaran dari peristiwa-peristiwa “berbau sains”. Kata “Sainspirasi”, terbentuk dari dua kata: Sains (science) dan Inspirasi (inspiration).
Menurut Gus Arifin, istilah “Sainspirasi” dapat diartikan sebagai: “pengetahuan tentang alam atau dunia fisik dapat menjadi petunjuk bagi seseorang untuk dijadikan pencerahan, pelajaran, dan hikmah bagi dirinya”.
Namun kumpulan artikel dalam buku ini tak melulu terinspirasi dari sains saja, tetapi juga dari beragam kejadian yang biasa terjadi di tengah masyarakat. Beragam kejadian yang tentu saja dapat diambil sisi hikmah atau pelajaran berharganya.
Dari sekian banyak artikel atau opini dalam buku terbitan Elex Media Komputindo (2012) ini, yang cukup menarik perhatian saya adalah opini berjudul “Mobil Mogok Anggota Dewan”. Dalam artikel ini kita akan memahami perihal pentingnya mengekang hawa nafsu dalam diri kita.
Menurut Doni Swadarma, hawa nafsu yang kita miliki memang cenderung mengajak perbuatan tercela, namun Tuhan juga melengkapinya dengan akal budi dan hati. Tinggallah manusia menentukan pilihannya sendiri. Bila hawa nafsu yang dituruti, maka akan terjadi “fenomena mobil mogok”.
Kesimpulannya, ketika seseorang mobilnya tiba-tiba mogok, ia tentu butuh bantuan orang lain untuk mendorongnya. Namun ketika mobil sudah bisa melaju, si pengendara meninggalkan begitu saja orang-orang yang telah bersusah payah mendorong mobil tadi. Berapa banyak pengendara mobil seperti itu di sekitar kita.
BACA JUGA: Simak! Pentingnya Kecakapan Berbahasa Inggris Guna Mempermudah Kariermu
Mereka, di saat kesulitan mengharap pertolongan, namun di saat pertolongan datang dan diberikan kemudahan seakan lupa dengan orang-orang yang telah rela berkorban.
Anggota DPR/D yang saat ini sedang sibuk memperkaya diri misalnya. Sebelum menjadi anggota dewan, mereka ibarat mobil mogok yang perlu dorongan. Maka yang terjadi adalah ratusan bahkan ribuan orang dikerahkan dengan imbalan janji dan materi, segala sumber dana digunakan tak peduli hasil serobotan, hingga akhirnya mobil tersebut bisa bergerak lagi dan terus melaju hingga ke Senayan.
Namun apa yang terjadi, si pengendara seperti kerasukan, korupsi sudah menjadi hobi, embat terus uang rakyat selagi ada kesempatan. Padahal anggota dewan tersebut adalah kumpulan orang hebat; terdiri dari profesor, pengusaha, artis dan kiai haji (hlm. 111-112).
Semoga terbitnya buku karya Doni Swadarma ini dapat menjadi bahan renungan sekaligus alarm bagi siapa saja, agar selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
Ulasan
-
Meraih Ketidakmungkinan: Saat Pemuda STOVIA Terjebak Cinta & Nasib Bangsa
-
Review Warung Pocong: Bikin Ketawa Sekaligus Merinding, Ini Alasan Film Ini Beda!
-
"Benny Ramrez and the Nearly Departed", Fantasi Middle Grade Penuh Makna
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
-
Review Agent Kim Reactivated: Ketika Orang Baik Dipaksa Menjadi Buas
Terkini
-
Samsung Salip Apple Saat Pasar Smartphone Terpuruk, Kok Bisa?
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
4 Ide OOTD Urban Y2K Streetwear ala Yuqi I-DLE yang Gampang Ditiru!
-
Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Siap Hadapi Prancis Tanpa Beban Mental
-
Slow Living Bagi Gen Z: Tren Viral atau Cara Bertahan dari Tekanan Hidup?