Pada tanggal 30 Agustus diperingati sebagai berakhirnya pertempuran Tannenberg (Battle of Tannenberg) yang terjadi pada kurun waktu 23-30 Agustus 1914. Melansir dari buku “Tannenberg: Clash of Empires, 1914”, pertempuran yang masuk dalam masa Perang dunia I ini terjadi antara pihak Kekaisaran Rusia melawan Kekaisara Jerman. Pertempuran yang sejatinya berlangsung tidak terlalu lama ini menjadi salah satu front pertempuran pada awal-awal perang dunia I.
Kronologi Singkat Battle of Tannenberg
Kekaisaran Jerman yang resmi masuk ke dalam perang dunia I berusaha untuk mulai berusaha untuk melakukan dominasinya ketika mencoba menguasai daerah Tannenberg, Prussia yang di masa kini masuk ke negara Polandia. Melansir dari buku “1914–1918: The History of the First World War”. Jerman dikenal cukup ahli dalam pertempuran di Tannenberg yang pada saat itu menghadapi pasukan angkatan darat kekaisaran Rusia.
Taktik Jerman yang secepat mungkin melakukan pergerakan pasukan menggunakan kereta api cukup menyusahkan pihak Rusia kala itu. Angkatan darat Jerman menurunkan sekitar 150.000 prajurit yang bersenjatakan 290 senapan mesin dan 728 meriam di pertempuran ini. Sedangkan di pihak Rusia, mereka menurunkan 230.000 prajurit yang dipersenjatai 384 senapan mesin dan 612 meriam. Meskipun dari segi kuantitas Rusia lebih unggul, akan tetapi Jerman sukses memukul mundur Rusia karena strategi gerak cepat yang mereka lakukan.
Kekaisaran Jerman terkenal menggunakan taktik menguasai dan menyerang Rusia dari dua posisi sehingga membuat pertahanan Rusia saat itu menjadi tidak fokus. Bahkan, di masa-masa akhir pertempuran antara tanggal 27-30 Agustus, pihak Rusia kian tersudut karena banyak daerah yang telah dikuasai oleh Angkatan darat kekaisaran Jerman dengan cepat. Hal ini membuktikan bahwa jumlah personil yang banyak bukan menjadi sebuah jaminan dapat memenangkan pertempuran dengan mudah.
Melansir dari buku “Samsonow and the Battle of Tannenberg, 1914”, total kekalahan di pihak Kekaisaran Rusia dalam pertempuran Tannenberg cukup banyak. Sekitar 90.000 prajurit Rusia dinyatakan gugur dalam pertempuran ini. Adapula yang menyebutkan hingga mencapai angka 170.000 jiwa. Sekitar 500 persenjataan yang berupa meriam dan senapan mesin milik Rusia juga sukses direbut oleh Jerman. Kekalahan ini membuat Rusia harus mundur dari front Prussia timur dan membuat Tannenberg dan beberapa wilayah di sekitarnya dikuasai oleh kekaisaran Jerman.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Gabung Grup Neraka, Ini Peluang Lolos Indonesia di Piala Asia U-17 2026
-
PSSI Sebut Tak Proses Naturalisasi Baru, Bagaimana Peluang di FIFA Series?
Artikel Terkait
-
Punya Romantisme Sejarah, PDIP Masih Goda PKB Gabung: Cak Imin Tak Akan Pernah Kecewa Jika Bersama Kami
-
Ini Tampang Tiga Oknum TNI Penculik dan Penganiaya Imam Masykur Hingga Tewas
-
Sejarah Kapal Pinisi: Berawal Dari Kisah Terlarang Saudara Kembar
-
Asal Mula Pura Tanah Lot yang Berdiri di Tengah Laut
-
Profil Negara Moldova: Sejarah, Kekayaan dan Wisata yang Menarik
Ulasan
-
Novel Kuda: Dendam dan Pengkhianatan yang Menembus Zaman
-
Yang Telah Lama Pergi: Persatuan Perompak di Balik Runtuhnya Sriwijaya
-
Ketika Cinta Terbentur Adat: Belajar Ketulusan dari Kisah Layla Majnun
-
Film Pocong Merah: Debut Horor Hendra Lee yang Kuat dan Menyeramkan!
-
Drama China A Little Thing Called First Love: Perlahan, Menemukan Jati Diri
Terkini
-
Penantian Ibu
-
Motorola Moto Razr 60 Hadir di Indonesia, Desain Premium Harga Rp11 Jutaan
-
Titip Bunda di Surga-Mu: Film yang Ajarkan Ikhlas, Kebersamaan dan Arti Pulang Sebenarnya
-
5 Tips Atur Keuangan untuk Buka Bersama agar Dompet Tetap Aman!
-
4 Serum Delima Efek Brightening dan Anti-Aging, Bikin Cerah Bebas Kerutan