Siapa pun pasti pernah overthinking. Entah dia pengusaha sukses, punya pekerjaan bagus, memiliki pasangan yang ideal, atau mereka yang sedang berjuang meraih mimpi, hingga orang-orang yang tidak tahu arah tujuan hidupnya.
Semua orang memiliki overthinking-nya masing-masing. Tinggal bagaimana cara mereka menghadapi dan mengatasi overthinking tersebut. Apakah mereka memanfaatkannya untuk menjadi semacam pengingat agar menjadi sosok yang pembelajar, atau justru menjadikannya sebagai beban.
Identitas Buku Overthinking is My Hobby, and I Hate It
Judul Buku: Overthinking is My Hobby, and I Hate It
Penulis: Alvi Syahrin
Penerbit: Alvi Ardhi Publishing
Jumlah Halaman: 268 Halaman
Isi dan Sinopsis Buku Overthinking is My Hobby, and I Hate It
- Aku malu, takut, kecewa kalau gagal lagi
- Gimana kalau aku gak jadi apa-apa di masa depan?
- Gimana kalau aku gak bisa memenuhi ekspektasi keluarga?
- Gimana kalau aku salah ambil keputusan?
- Gimana kalau aku gak sanggup sama kehidupan di masa depan?
- Gimana kalau aku memang gak berbakat, berpotensi, dan berguna?
- Gimana kalau dia ninggalin aku? Meggantikan aku?
- Gimana kalau aku memang gak layak dicintai?
- Tuh, kan, beneran kejadian
- Cara tidur dengan kepala yang berisik
Ulasan Buku Overthinking is My Hobby, and I Hate It
Melalui 10 bab utama tentang overthinking, para pembaca akan diajak untuk bersikap jujur tentang diri sendiri dan berani membicarakan overthinking secara terbuka. Mungkin selama ini tanpa disadari, kita terlalu sering overthinking, tetapi di saat yang bersamaan berusaha mengabaikannya hingga akhirnya terasa mengganjal begitu saja.
BACA JUGA: Apa Bedanya Rambu Jalan Tol yang Berwarna Hijau, Biru, dan Cokelat?
Overthinking selalu diawali dengan pertanyaan ‘bagaimana kalau..’ yang lama-lama jika dibiarkan akan semakin membesar dan membebani.
Kita harus bisa mengakui keberadaan overthinking untuk bisa menerima dan mengatasinya dengan baik. Buku ini akan mengajak para pembaca untuk mengakui hal-hal yang memberatkan pikiran kita, lalu berusaha untuk menerimanya sebagai bagian dari hidup kita.
Setiap orang mungkin merespon overthinking dengan cara yang berbeda-beda, ada yang pasrah dan berusaha mencari penghiburan dengan cara scrolling media sosial hingga lupa waktu, tetapi ada juga yang menjadikan overthinking sebagai bahan untuk berkembang dan membuktikan bahwa apa yang pikirannya khawatirkan tidak terbukti.
Semua tergantung keputusan masing-masing individu. Buku ini hadir untuk menemani kita menghadapi overthinking dengan cara yang bijak. Diselingi beberapa potongan ayat Al-Qur’an serta hadist yang relate dengan topik yang sedang dibahas.
Jika saat ini kamu sedang overthinking, buku ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk mengisi waktu. Daripada terus overthinking dan pikiran dipenuhi dengan skenario buruk tentang ‘gimana kalau..’, lebih baik gunakan waktumu untuk membaca dan mendapatkan pemahaman baru cara berdamai dengan overthinking.
Selamat membaca buku Overthinking is My Hobby, and I Hate It!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Cara Pilih Shade Tinted Moisturizer yang Pas, Jangan Asal Pilih!
-
Seberapa Penting Serum bagi Pria? 5 Pilihan Terbaik Bantu Lawan Jerawat!
-
The Bride Who Burned The Empire: Kisah Pemberontakan Seorang Putri
-
Lebih dari Sekadar Romansa, Ini Alasan Kenapa Kamu Wajib Baca Kokoronotomo: I Heart Tokyo
-
5 Primer Makeup untuk Pemula, Bisa Kamu Dapatkan di Bawah Rp50 Ribu!
Artikel Terkait
Ulasan
-
Film Swapped dan Cara Unik Mengajarkan Empati Lewat Pertukaran Tubuh
-
Maju Dengan Berani atau Tidak Sama Sekali! Meminang Asa di Zero to Hero
-
Membongkar Sisi Kelam Orde Baru dalam 'Larung': Sastra yang Menolak Dibungkam
-
Novel Misteri Kota Tua, Petualangan Beno Menyusuri Sejarah Kota Tangerang
-
Man on Fire, Series yang Sibuk Jadi Thriller Politik Sampai Lupa Rasa
Terkini
-
Jay Park & LNGSHOT Umbar Kepercayaan Diri dan Kesuksesan di Lagu 4SHO 4SHO
-
5 Toner AHA BHA untuk Atasi Jerawat dan Bruntusan, Kulit Jadi Lebih Mulus!
-
Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus
-
Ketika Keresahan Masyarakat Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Nggak Pakai Dolar"
-
Turun Stasiun, Langsung Jalan-Jalan! 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Praktis di Purwakarta