Membaca buku adalah sebuah kebutuhan bagi setiap manusia. Di dalam buku-buku, terdapat begitu banyak ilmu pengetahuan yang perlu kita serap, pelajari, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Membaca buku perlu diajarkan sejak dini oleh setiap orang tua kepada putra-putrinya di rumah. Tanpa diajari dan memberikan keteladanan, tentu akan terasa sulit bagi anak untuk menyukai aktivitas membaca yang penting bagi keberlangsungan hidupnya kelak.
Bisa dikatakan, keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan budaya membaca buku bagi anak-anak yang notabenenya adalah generasi muda penerus perjuangan bangsa tercinta ini.
Dalam buku ‘Literasi Parenting’ yang diterbitkan oleh Elex Media Komputindo (2018) ini diuraikan beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam menciptakan budaya membaca yang bagus. Di antaranya: pertama, sering membacakan buku pada anak-anak.
Sejak usia dini, anak-anak harus diperkenalkan dengan buku-buku. Dengan cara ini, anak-anak akan terbiasa dengan buku dan tertarik pada buku. Sehingga ini akan menjadi langkah awal dalam membuat anak tertarik pada buku, yang kemudian akan membacanya.
Kedua, sediakan perpustakaan keluarga. Jika anak-anak sudah tertarik, maka sediakan perpustakaan keluarga yang menarik.
BACA JUGA: Buku 'Buah Keikhlasan', Saling Berlomba dalam Kebaikan
Perpustakaan yang akan membuat anak-anak mengambil buku-buku yang disukainya, dan kemudian membacanya dengan suntuk. Anak-anak menjadikan perpustakaan sebagai sumber ilmu yang menyenangkan untuk selalu berlama-lama membaca setiap hari.
Ketiga, memberikan keteladanan membaca yang intensif. Untuk terus memberikan motivasi budaya baca, maka orang tua harus bisa menjadi role model yang baik dalam membaca. Artinya, orang tua tidak cukup dengan menginginkan dan memerintahkan anaknya membaca, tetapi juga harus memberikan contoh membaca yang baik pula.
Penting dipahami bersama bahwa untuk meningkatkan budaya membaca anak dimulai dari orang tuanya. Kita harus bisa memberi contoh melalui kegiatan sehari-hari kita yang tidak lepas dari membaca. Dengan anak melihat orang tuanya membaca, maka anak-anak pun akan meniru. Akan coba-coba membaca. Sampai, saat anak mendapatkan kenikmatan dalam membaca, anak pun akan hobi membaca (hlm. 71).
Terbitnya buku ‘Literasi Parenting’ yang disusun oleh tiga penulis yaitu Heru Kurniawan, Umi Khomsiyatun, dan M. Hamid Samiaji ini layak dijadikan sebagai salah satu buku yang layak dibaca, yang dapat memotivasi para orang tua, agar berupaya melestarikan budaya membaca sejak dini. Budaya membaca yang dimulai dari sebuah keluarga.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rangkaian Kisah Penuh Hikmah dalam Buku Berguru pada Saru
-
Pentingnya Memiliki Prinsip Hidup dalam Buku Menjadi Diri Sendiri
-
Menjalani Hidup dengan Tenang dalam Buku Hujan Bahagia
-
Menciptakan Kehidupan yang Harmonis dalam Buku Komunikasi Bebas Konflik
-
Sebuah Upaya Menghindari Penyakit: Buku 'Jagalah Sehatmu Sebelum Sakitmu'
Artikel Terkait
-
Ray Sahetapy Sempat Rindukan Putri Sulungnya yang Telah Tiada Sebelum Meninggal
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Seorang Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Usai Lalukan Rudapaksa Terhadap Anak SMP
-
Dewi Yull Akan Hadir di Pemakaman Ray Sahetapy
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
Ulasan
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
Terkini
-
MBC Resmi Tunda Penayangan Drama 'Crushology 101', Ternyata Ini Alasannya
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop