Orang tua merupakan sebuah anugerah keindahan yang diberikan dari tuhan. Berbagai upaya mereka lakukan hanya untuk melihat anaknya bahagia dan berkembang. Ayah merupakan sosok yang tegas dan bijaksana, tapi di lain sisi ayah juga merupakan sosok yang penyayang dan perhatian.
Sosok seorang ayah menjadikan keluarga menjadi utuh. Namun, menjadi tulang punggung keluarga bukanlah perkara yang mudah. Banyak sekali pengorbanan dari seorang ayah yang tidak bisa dipungkiri oleh anaknya. Bisa dibilang kasih seorang ayah merupakan kasih sepanjang masa.
Beberapa sosok ayah mungkin akan menunjukkan kasih sayang berbeda, tergantung dari beliau berpikir. Hal tersebut beliau lakukan agar anaknya berkembang dan menjadi seseorang yang memiliki masa depan yang baik melebihi dirinya.
Novel "Seribu Wajah Ayah" ini mengisahkan seorang anak yang sedang mengenang masa kecil bersama ayahnya. Anak tersebut kembali membuka sebuah buku album foto kenangan, sang anak tersebut kembali teringat akan masa kecilnya yang penuh dengan kesenangan bersama ayahnya tercinta.
Buku ini ditulis oleh Nurun Ala dan menjadikan buku ini sebagai pesan yang menyedihkan dan mengingatkan kita akan pentingnya menghargai orang tua sebelum menyesal di kemudian hari. Buku "Seribu Wajah Ayah" ini diterbitkan oleh Penerbit Gramedia.
Pada buku ini, terdapat beberapa konsep cerita yang diringkas lumayan ambigu, yang membuat pembaca kebingungan setelah mereka membaca pada beberapa alur cerita. Ada beberapa cerita yang tidak dijelaskan secara rinci. Namun kisah yang disajikan masih tetap menarik untuk diikuti.
Setelah membaca buku ini, banyak pembaca yang tersadar akan pentingnya menghormati dan menyayangi orang tua dengan tulus. Pesan dan kesan yang ditinggalkan pada buku ini adalah kesedihan seorang ayah yang mendidik anaknya hingga sukses.
Secara keseluruhan, novel ini mengusung tema ayah yang berpesan kepada anaknya untuks selalu menyayangi orang tua nya sebelum terlambat. Nurun Ala juga menuliskan mengenai sudut pandang yang sesuai dengan kehidupan yang nyata dan mendapatkan perasaan yang seperti penggemar biasa rasakan sebagai seorang anak.
Itulah, sedikit ulasan singkat saya tentang buku "Seribu Wajah Ayah" yang ditulis oleh Nurun Ala. Semoga dengan kalian membaca buku ini, bisa membukaan hati untuk lebih menyayangi kedua orang tua kalian. Selamat membaca!
Baca Juga
-
Review Buku From Here to the Great Unknown: Sisi Manusiawi Keluarga Elvis Presley
-
Ulasan Buku 'The Wager', Misteri Lautan Perang Dunia Pertama
-
Ulasan Buku "What i Ate in One Year", Kuliner Dunia Yang Menakjubkan
-
Ulasan Buku "Brothers", Kenangan Kecil untuk Mendiang Sang Adik
-
Ulasan Buku The Demon of Unrest: Sejarah Kelam Dunia
Artikel Terkait
-
50++ Twibbon Hari Ayah Nasional 12 November, Cocok Jadi Foto Profil WA
-
19 Reportase Menarik dalam Buku 'Mereka Sibuk Menghitung Langkah Ayam'
-
Ulasan Buku 'Heartbreak Motel' agar Kamu Tetap Termotivasi dalam Hidup
-
Ulasan Buku 'Ibu Tercinta, Please Look After Mom' Bikin Mewek
-
Bumi Yang Tak Dapat Dihuni: Buku yang Mencekam, Menakutkan, dan Menohok
Ulasan
-
Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat: Mengapa Terlalu Berusaha Justru Menjauhkan Bahagia?
-
Nostalgia Ramadan: Keabadian Lagu 'Cinta Rasul' Sulis dan Haddad Alwi
-
Review Buku Puasa Para Nabi: Mengurai Hikmah Bulan Ramadan
-
New Wisata Wendit: Ikon Legendaris Malang yang Cocok Jadi Destinasi Liburan Keluarga
-
Penghakiman Sosial dalam Cerpen Malam Terakhir Karya Leila S. Chudori
Terkini
-
Jeratan Praktik Perburuan Rente Subsidi Pupuk: Bagaimana Kebijakan Mengkhianati Petani Kecil
-
5 Tips Mengatasi Pusing saat Puasa agar Ibadah Tetap Lancar dan Produktif
-
Semangat Anak Muda dan Momentum Gerakan Subuh Berjamaah di Kala Ramadan
-
Takjil untuk Penagih Utang Bang Tigor
-
Antara Azan dan Air Mata