Chindy Krisnawati yaitu seorang penulis yang populer di Wattpad dengan nama pengguna @chindykriss_, menciptakan novel yang berjudul "Alkana".
Kisah ini awalnya diunggah di akun Wattpad pribadinya pada bulan Agustus 2019. Menakjubkannya, Alkana berhasil mencuri perhatian banyak pembaca, khususnya di kalangan remaja pengguna Wattpad.
Kisah Alkana tidak hanya menghibur para pembaca, tetapi juga membuka pintu karier menulis bagi Chindy Krisnawati. Pada bulan Maret 2021, novel ini berhasil dicetak oleh penerbit Coconut Books.
Dengan total 392 halaman, kisah ini menggambarkan perjalanan cinta Alkana dan Nayya, dua remaja yang berjuang melawan ketidakadilan di dalam lingkungan keluarga masing-masing.
Sebagai salah satu novel bestseller yang telah dibaca sebanyak 18,7 juta kali di Wattpad, kisah Alkana tentu memiliki beberapa keunggulan.
Pertama, premis ceritanya tergolong berani. Chindy Krisnawati menghadirkan kisah cinta remaja di mana keduanya menjadi korban dari trauma masa lalu dalam keluarga masing-masing.
Dari cerita tersebut, tergambar bahwa Nayya tokoh utama dalam kisah ini mengalami tragedi di mana ibunya meninggal akibat kekerasan yang dilakukan oleh ayahnya sendiri.
Sementara, Alka juga membawa luka dari keluarganya sendiri. Kedua karakter utama ini berbagi nasib serupa dan dihubungkan oleh takdir. Penampilan keduanya dalam kisah ini juga dianggap mampu membangkitkan simpati pembaca.
Gaya bercerita Chindy Krisnawati dinilai sangat detail dan alamiah, memberikan kesempatan para pembaca untuk meresapi kisah dengan mendalam.
Pembaca dapat ikut merasakan berbagai emosi yang dialami oleh para tokoh, seperti tegang, takut, sedih, hampa, kecewa, dan sebagainya.
Penggunaan bahasa sehari-hari oleh Chindy Krisnawati juga disoroti karena dapat mempermudah pemahaman pembaca terhadap alur cerita ini.
Di samping kelebihannya, novel Alkana juga mendapatkan beberapa kekurangan. Salah satu kelemahannya terdapat dalam penggunaan diksi yang dianggap kurang tepat pada suatu adegan tertentu.
Contohnya, pada adegan kematian mama Nayya dan Kainan, terdapat dialog yang menggunakan kata "kuy" yang merupakan ekspresi bahasa gaul yang bermakna "yuk" Penggunaan kata tersebut dianggap kurang sesuai dalam situasi adegan yang penuh ketegangan dan kesedihan.
Baca Juga
-
Bukan Kualitas, Tapi Stereotip yang Kadang Halangi Perempuan Menjadi Pemimpin
-
Mengulik Pacaran dalam Kacamata Sains dan Ilmu Budaya
-
Apakah Hari Kartini Menjadi Tameng Emansipasi oleh Kaum Wanita?
-
Tamat! Ini 3 Momen Menyakitkan bagi Noh Young Won di Bitter Sweet Hell
-
Siap-Siap Emosi! 3 Drama Korea Ini Sepanas Film Ipar adalah Maut
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel The Seven Husbands, Diangkat dari Kisah Nyata Kehidupan Banyak Artis
-
Ulasan Novel Mata dan Manusia Laut, Terdampar di Masalembo
-
Ulasan Novel 'Hold Me' Karya Dewie Sofia, Kecemburuan Seorang Sahabat
-
Emang Kenapa Kalau Ngaku Book Lover Tapi Cuma Suka Baca Novel?
-
Ulasan Buku The Fountains of Silence, Kisah Sejarah Spanyol yang Terpendam
Ulasan
-
Look Back: Sebuah Cerita Tentang Persahabatan, Impian, dan Perpisahan
-
Review Novel Penance: Misteri Pembunuhan yang Menyisakan Luka Seumur Hidup
-
Drama Korea Azure Spring: Laut sebagai Tempat Memulai Babak Baru
-
Meraih Ketidakmungkinan: Saat Pemuda STOVIA Terjebak Cinta & Nasib Bangsa
-
Review Warung Pocong: Bikin Ketawa Sekaligus Merinding, Ini Alasan Film Ini Beda!
Terkini
-
Kami Bermain Ceroboh: Pengakuan Jujur Mbappe Usai Prancis Dipermalukan Spanyol
-
Terungkap! Ini Teknologi Baru yang Bikin Layar Galaxy Z Fold 8 Makin Mulus
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Lee Jin Wook Berpotensi Susul Yoona di Remake Drama Jepang 'Unnatural'
-
Mitos Orang Tua Selalu Benar: Permintaan Maaf yang Hilang dalam Pengasuhan