"Jalan yang Jauh, Jangan Lupa Pulang" merupakan film drama Indonesia yang tayang di Netflix pada 1 Juni 2023. Angga Dwimas Sasongko masih menahkodai film ini, yang menjadi sekuel dari film "Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini" rilisan tahun 2020. Dengan produksi dari Visinema Pictures dan Legacy Pictures, film ini membawa penonton melalui perjalanan yang penuh makna.
Dibintangi oleh Sheila Dara Aisha sebagai Aurora Narendra Putri, Jerome Kurnia sebagai Rikitrong Wagner (Kit), dan Lutesha sebagai Ani Suryani/Honey, film ini mengeksplorasi kisah tentang cinta, pertemanan, dan pencarian jati diri. Rio Dewanto, Rachel Amanda, Ganindra Bimo, dan Donny Damara juga memainkan peran penting sebagai bagian dari perjalanan yang menarik. Claire Driver, yang memerankan karakter Barbara, turut melengkapi ansambel bintang dalam film ini.
Filmnya mengisahkan Aurora, yang menemukan kenyamanan dalam kehidupan penuh harapan di London. Jem, seniman dan perantau dari Indonesia, menjadi tambatan hatinya. Aurora merasakan kesempurnaan hingga menemukan sisi gelap Jem yang memaksa Aurora meninggalkan kuliah dan mimpinya.
Dalam kesulitannya, sahabatnya, Honey dan Kit, membantu Aurora bertahan di apartemen mereka. Kesibukan Aurora bekerja untuk bertahan hidup membuatnya kehilangan kontak dengan keluarga. Setelah dua bulan tanpa kabar, Angkasa dan Awan datang dari Indonesia. Terkejut melihat Aurora dan situasinya, mereka bersatu untuk membawanya pulang setelah mengungkapkan kekerasan mental yang Aurora alami dari Jem.
Ulasan
Ketika aku menonton film ini, aku sengaja menjaga ekspektasiku agar nggak terlalu tinggi. Ya, mempertimbangkan bahwa sekuel seringkali nggak mencapai kualitas yang sama dengan pendahulunya. Namun, segala keraguan itu pupus dengan kualitas yang dihadirkan. Departemen naskah film ini terasa kokoh dan mampu menyentuh hati penonton.
Dalam perjalanan Aurora sebagai seorang perantau kuliah di Inggris, penonton diajak merasakan gejolak batin yang autentik. Premis yang pada dasarnya sederhana, tapi berhasil diaplikasikan dengan baik, sehingga memberikan lapisan kompleksitas yang memikat. Semakin film berjalan, presentasi ceritanya semakin solid, membangun ketegangan dan kedalaman emosional.
Evolusi karakter utama (Aurora) terus menggambarkan pertumbuhan yang signifikan, memperlihatkan perubahan yang mencolok menuju kedewasaan. Situasi psikologis yang terbangun dengan baik melibatkan penonton dalam kedalaman pengalaman, sementara musik pengiring dengan teliti menguatkan nuansa emosional dalam setiap adegan, yang tepat sasaran menciptakan atmosfer mendalam dan terasa personal.
Akting para bintang, menyajikan penampilan yang seimbang dan relevan, jadi menghasilkan keseimbangan yang harmonis. Ini nggak hanya membentuk ikatan emosional yang kuat antara penonton dan karakter-karakternya, tetapi juga memberikan kesan keseluruhan yang kohesif dan bermakna.
Maka skor dariku: 8/10, merupakan penilaian positif yang mencerminkan apresiasi mendalam terhadap kualitas film ini. Pengalaman menontonku termasuk puas yang substansial, dan bagiku, narasi yang ditampilkan berhasil memenuhi harapan dengan kualitas yang kece. Yakin masih nggak mau nonton filmnya di Netflix? Yuk tonton dan dukung terus film-film berkualitas karya anak bangsa!
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Review Film Bayi Ajaib 2023, Versi Upgrade yang Lebih Seram tapi Tanggung!
-
Review Film Wonka (2023), Awal Karier Willy Wonka Membangun Pabrik Cokelat
-
4 Rekomendasi Film Horor Aghniny Haque, 'Malam Para Jahanam' Terbaru
-
Review Film Jin & Jun, Belum Lama Tayang di Netflix, Yuk Cek dan Tonton!
-
Sebut Ganjar Lahir dari Keluarga Sederhana, Sang Istri: Bukan Lahir dengan Silver Spoon
Ulasan
-
Gie dan Surat-Surat yang Tersembunyi: Belajar Integritas dari Sang Legenda
-
Malang Dreamland Tawarkan Liburan Mewah Dengan View Instagenic
-
Belajar Tentang Cinta dan Penerimaan Lewat 'Can This Love Be Translated?'
-
Pendidikan Kaum Tertindas: Saat Sekolah Tak Lagi Memanusiakan
-
Seri Kedua Novel Na Willa: Konflik dan Kisah Lama Masa Kanak-Kanak
Terkini
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis