Menjelang natal pada tahun ini, Netflix kembali meluncurkan film terbaru bergenre komedi keluarga bertajuk Family Switch.
Kisah berpusat pada keluarga Walker yang tengah sibuk mempersiapkan kebutuhan masing-masing menjelang Hari Natal.
Sang ibu, Jess (Jennifer Garner) harus melakukan presentasi penting untuk promosi, lalu sang ayah, Bill (Ed Helms), akhirnya diberikan kesempatan manggung sesuai mimpinya; CC (Emma Myers) resmi masuk ke tim sepak bola nasional, dan Wyatt (Brady Noon) tengah bersiap wawancara untuk kuliah di Yale.
Namun, saat hari penting tersebut datang, seluruh keluarga tiba-tiba bertukar jiwa yang lantas menjadi sebuah musibah besar bagi mereka.
Sebenarnya, Family Switch memiliki konsep cerita yang sama dengan film Freaky Friday yang dibintangi Lindsay Lohan dan Jamie Lee Curtis di tahun 2003.
Namun, konflik pertukaran jiwa pada film ini melibatkan seluruh anggota keluarga alih-alih hanya ibu-anak seperti pada film Freaky Friday.
Bill bertukar jiwa dengan Wyatt sementara Jess bertukar jiwa dengan CC. Tak hanya mereka, tokoh bayi turut bergabung dengan bertukar jiwa bersama anjing yang justru menjadi humor konyol di sepanjang film.
Plot cerita cenderung menampilkan interaksi tiap tokoh yang berpasangan dengan siapa yang bertukar jiwa. Interaksi Bill dan Wyatt tampak mendominasi karena kepribadian dua tokoh yang saling bertolak belakang.
Bill berjiwa bebas dan luwes dalam bersosialisasi, tetapi Wyatt justru cenderung menghindari keramaian dan pesta yang disukai sang ayah. Penonton akan menemukan banyak plot komedi di antara keduanya.
Sementara Jess dan CC bisa dikatakan sebagai duplikat dari Freaky Friday. Bedanya, di sini CC adalah gadis yang berambisi untuk masuk tim sepak bola nasional. Kepribadian keduanya juga sama seperti Bill dan Wyatt.
Jess cenderung lebih menyukai pekerjaan yang dilakukan sendiri dibanding CC yang memiliki manajemen teamwork yang baik karena terbiasa bekerja bersama tim.
Overall, Family Switch merupakan rekomendasi tontonan keluarga yang ringan dan menghibur untuk memasuki musim liburan pada akhir tahun ini.
Meski komedi yang diusung bukan tipe yang fresh, tetapi unsur komedi tersebut bisa dikatakan sudah sangat menyatu dengan karakter tiap tokoh sehingga alur cerita tampak natural dan tidak terkesan memaksakan.
Baca Juga
-
Sukses Besar! Sutradara Mengaku Sudah Siapkan Naskah Sekuel Film Hope
-
Review Insidious Out of the Further, Bumbu Baru yang Buat Penonton Bingung
-
Salip Moving, Made in Korea Jadi Drama Korea Termahal dengan Bujet Rp911 M
-
Sibuk World Tour, BTS Diincar Jadi Line-up Coachella 2027!
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
Artikel Terkait
-
Jelang Libur Nataru, Harga Pangan Diprediksi Naik 75%
-
5 Film Hasil Adaptasi Novel Ika Natassa, Terbaru Ada 'Heartbreak Motel'
-
4 Film Reza Rahadian Bareng Laura Basuki, 'Heartbreak Motel' Segera Syuting
-
Review Film Para Betina Pengikut Iblis, Bikin Ngilu Saja Nggak Cukup
-
Review Film Waktu Maghrib, Kengerian Satu di Suatu Desa
Ulasan
-
Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
Memaknai Cinta Bagi Orang Dewasa di Novel Hingga Ujung Cakrawala
-
Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan
-
Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya
Terkini
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact