Jika Anda sedang mencari tontonan akhir tahun yang menghibur sekaligus hangat, maka series dari Netflix asal Thailand, 'Analog Squad' bisa jadi pilihan.
Dikemas dalam series 8 episode, 'Analog Squad', mengajak penonton merenung dalam nostalgia tahun 2000-an sekaligus menelusuri kisah keluarga yang memilukan.
Series ini bercerita tentang Pond, seorang pria paruh baya yang menyewa tiga orang untuk berpura-pura menjadi keluarganya saat ia harus kembali ke kampung halamannya setelah dua puluh tahun.
Pond, diperankan oleh Peter Nopachai Jayanama, yang membentuk keluarga palsu bersama mantan kekasihnya, Lily (Namfon Kullanat Preeyawat), Keg (JJ Krissanapoom Pibulsonggram), dan Bung (Primmy Wipawee Patnasiri).
Misi mereka, menyenangkan ayah Pond yang sekarang sakit parah untuk menyembunyikan fakta bahwa Pond telah gagal dalam kehidupan.
Cerita membawa penonton ke dalam konflik emosional Pond dengan sang ayah serta menyibak rahasia kelam dalam dinamika keluarganya.
Penampilan JJ Krissanapoom Pibulsonggram berhasil menangkap karakter Keg dengan kekhasan yang menggugah simpati. Namfon Kullanat Preeyawat, sebagai Lily, membawa kekuatan emosional dan empati yang mendalam.
Demikian pula Peter Nopachai Jayanama yang sukses memberikan dimensi batin yang kuat pada karakter Pond, dari kekakuan hingga ledakan emosionalnya.
Di sisi lain, cerita Bung dengan ayahnya serta penyelesaian Keg dengan ibunya terasa kurang memuaskan. Tidak adanya komunikasi langsung antar karakter menimbulkan melodrama yang kadang terasa berlebihan.
Selain itu, alur flashback yang membingungkan dan durasi yang agak terlalu panjang, bisa membuat bosan bagi sebagian penonton.
Secara keseluruhan, 'Analog Squad' memberikan sentuhan komedi dan nostalgia ala tahun 2000-an yang menyegarkan di antara bagian dramatisnya.
Kecocokan antar karakter, momen-momen lucu, dan nostalgia turut memberikan kelegaan dalam narasi.
Meskipun durasinya agak panjang, buat saya, pacing-nya terjaga cukup baik. Bagi penggemar drama keluarga dengan sentuhan nostalgia, 'Analog Squad' bisa menjadi pilihan menarik.
Skor untuk 'Analog Squad' adalah 8/10. Series ini berhasil menghadirkan kisah haru keluarga dengan latar belakang era tahun 2000-an, yang membawa penonton terhanyut dalam kehangatan kenangan masa lalu.
Baca Juga
-
Ulasan Film 'The Zone of Interest', Potret Ganda sang Penjahat Perang
-
Rekomendasi 3 Sinema Mancanegara Buat Penggemar Film 'Siksa Kubur', Berani Nonton?
-
Ulasan Film The Night Eats the World, Kisah Sepi Penyintas Serangan Zombie
-
Review Anime 'Parasyte', Kompleksitas Hubungan Manusia dan Alien
-
Review Film Dokumenter 'Amy', Pergulatan di Balik Ketenaran Amy Winehouse
Artikel Terkait
-
Aman di Zona Championship Series BRI Liga 1, Borneo FC Diminta Tetap di Puncak Klasemen sampai Akhir Musim
-
Ulasan Serial Thailand Analog Squad, Ketika Sekelompok Orang Asing Menjadi Keluarga
-
Malaysia dan Thailand Bernafas Lega Jelang Piala Asia 2023, Pemain Bintangnya Lolos Sanksi AFC
-
Review Series Tukar Tambah Nasib, Hidupmu Bernasib Buruk? Tonton Ini
-
Review Film Gita Cinta dari SMA, Nostalgia yang Cukup Memikat
Ulasan
-
Kala Hukum Kembali Dipertanyakan: Membaca A Time to Kill Karya John Grisham
-
Dear Killer Nannies: Suguhkan Drama Coming-of-age di Balik Kartel Medelln!
-
Review Pizza Movie: Komedi Stoner Gila yang Penuh Halusinasi Kocak!
-
Membaca Cerita dari Digul: 5 Kisah Eks Tahanan oleh Pramoedya Ananta Toer
-
Di Ujung Tahta Pajajaran: Tragedi dan Intrik Politik di Akhir Kekuasaan
Terkini
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
-
Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi
-
4 Chemical Sunscreen SPF 50 untuk Kulit Berminyak Bebas Jerawat dan Kusam
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
-
7 HP Samsung Harga Rp3 Jutaan, Spek Nggak Kaleng-Kaleng!