Dua orang yang memiliki pola pikir berbeda dijodohkan oleh orang tua mereka? Ikuti perjalanan Dimple Shah dan Rishi Patel lewat novel terjemahan seru yang satu ini!
Identitas Buku
Judul Buku: When Dimple Met Rishi
Penulis: Sandhya Menon
Penerbit: Penerbit Spring
Jumlah Halaman: 400 Halaman
Sinopsis Novel ‘When Dimple Met Rishi’
Dimple Shah sudah merencanakan segalanya. Setelah lulus SMA, dia akan pergi kuliah, meninggalkan ibunya yang terobsesi untuk mencarikannya suami. Dia tidak butuh suami. Dia butuh kariernya sebagai web developer. Langkah pertamanya adalah mengikuti program musim panas sebuah universitas ternama.
Rishi Patel adalah pemuda yang kelewat romantis. Saat kedua orangtuanya bilang calon istrinya akan mengikuti program musim panas, dia pun mendaftar program tersebut agar bisa bertemu dengan calon istrinya yang bernama Dimple Shah.
Apa jadinya saat Dimple tahu dia dijodohkan tanpa sepengetahuannya? Bisakah Rishi mendapatkan hati Dimple?
Ulasan Novel ‘When Dimple Met Rishi’
Kisah manis antara Dimple dan Rishi ini diawali dengan pertemuan keduanya yang bisa dibilang sama sekali ‘gak banget’. Rishi dengan entengnya menghampiri Dimple dan mengatakan bahwa Dimple adalah calon istrinya! Siapa yang tidak syok saat seorang lelaki mendatangimu dan mengatakan hal tidak masuk akal? Alhasil, Rishi mendapat ‘siraman’ kopi dari Dimple, sesuai dengan ilustrasi cover novel ini.
Aku pribadi cukup menikmati kisah hidup Dimple dan Rishi yang berada di usia menuju dewasa. Keteguhan Dimple untuk ikut program musim panas bernama Insomnia Con meski ditentang sang ibu, serta kepatuhan Rishi terhadap kedua orangtuanya walau harus mengorbankan mimpi aslinya, adalah beberapa hal menarik yang menurutku mungkin relate dengan kehidupan remaja zaman sekarang.
Karakter Dimple yang digambarkan sebagai sosok cewek strong, punya pendirian kuat, dan berani mengambil langkah tegas terkait mimpinya membuatku kagum. Lewat sosok Dimple, aku seakan diajak untuk menoleh kembali ke belakang dan mengingat-ingat hal apa sebenarnya yang paling aku inginkan dalam hidup.
Sosok Rishi beda lagi. Rishi menggambarkan sosok anak cowok yang sangat berbakti pada ayah dan ibunya, sampai merelakan impiannya untuk menjadi seniman komik. Memang tidak ada paksaan secara langsung, tetapi Rishi menganggap bahwa sudah tugasnya untuk memenuhi ekspektasi orangtuanya agar ia mengikuti jejak sang ayah.
Kelanjutan kisah Dimple dan Rishi sangat menarik! Mereka berakhir satu tim dalam program musim panas itu, sampai akhirnya keduanya saling mengakui perasaan, walaupun setelah melewati banyak hal terlebih dulu.
Pesan yang bisa kuambil dari kisah Rishi dan Dimple ini adalah kita harus berani mengambil langkah dan tegas terhadap mimpi kita sendiri. Lewat sosok Rishi, aku jadi belajar bahwa selagi segala sesuatu dikomunikasikan dengan baik, pasti akan ada jalan keluarnya.
Sayangnya, Dimple dan Rishi gagal memenangkan program tersebut. Hal ini berpengaruh pada hubungan mereka yang sebelumnya sudah resmi. Akankah keduanya bisa mengatasi konflik dalam hubungan dan kembali bersama?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna
-
Ulasan Nice to Not Meet You: Krisis Identitas di Balik Pekerjaan Impian
-
Ulasan Buku Atomic Habits: Kebiasaan Kecil yang Diam-Diam Mengubah Hidupmu
-
Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua
-
Ulasan An Incurable Case of Love: Kisah Cinta Manis antara Perawat dan Dokter
Terkini
-
6 Film Resident Evil Tayang di Netflix September 2026, Ini Daftarnya
-
Andrew Kalaweit Soroti Karhutla Kalimantan: Hutan Tak Terbakar Sendiri
-
Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Mengapa Satwa Endemik Indonesia Tak Bernasib seperti Panda China?